Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Catatan Sepak Bola: Garna-Goal  

Ananto Priyatno • Selasa, 28 November 2023 | 22:11 WIB
Tendangan bicycle kick Alejandro Garnacho warnai kemenangan Manchester United di Goodison Park (IG manchesterunited)
Tendangan bicycle kick Alejandro Garnacho warnai kemenangan Manchester United di Goodison Park (IG manchesterunited)

BEK Peter Lindelof mengirim umpan lambung ke sisi kanan Emyu (Manchester United), Marcus Rashford menerima bola sekali sentuh. Diogo Dalot yang ada di belakangnya, masuk ke kanan.

Si Rashford melihat itu. Bola dioper. Dalot sekali sentuh crossing ke tiang jauh. Bolanya tidak tegak lurus dengan gawang. Tapi agak ke belakang. Martial yang ada di depan gawang Cuma melongo. Wah bola tlisiban.

Tapi tiba – tiba alias makjegagiklha kok ada kaki yang melayang akrobat. Wuss…bola masuk ke sudut kiri atas gawang.

Sik-sik, sikile sopo kuwi mau (kaki siapa itu tadi),” gumanku.

Ealah, Ganarcho to. Bocah Argentina, 19 tahun yang digaprak Asnawi Mangkualam di Jakarta, bikin gol spektakuler.

Polah Garnacho tak sampai di situ. Dia berlari ke sudut lapangan. Sambil telunjuknya memberi isyarat salib di wajah dan dadanya.

Lalu dia meloncat. Dan….siuuuu. Bocah itu selebrasi dengan gaya Cristiano Ronaldo. Idolanya.

Ya Garnacho dalam salah satu wawancara dengan media Inggris pernah menyatakan kekagumannya terhadap sosok Ronaldo. Dia sempat satu tim dengan megabintang Portugal itu di Emyu.

Gol ini, sempat disamakan dengan gol Ronaldo. Ronaldo sendiri pernah bikin gol serupa. Tapi bukan untuk Emyu.

Dia cetak saat berbaju Real Madrid ke gawang Juventus di perempatfinal Liga Champion. Uniknya, selepas dari Real, Ronaldo memilih bergabung dengan Juventus.

Alasannya, supporter Juve memberikan standing ovation kala dia mempermalukan klub itu di kandang sendiri.

Tapi banyak yang mengaitkannya juga dengan gol salto Wayne Rooney ke gawang M. City, 12 Februari 2021.

Kalau di-flashback, ternyata gol Rooney memang sangat mirip dengan Garnacho. Mulai dari gayanya hingga teknik menendangnya.

Tapi bagi Garnacho lebih memilih mirip Ronaldo. Terbukti dia pakai selebrasi siuuu.

Gara-gara siuu inilah, banyak pemain bola yang sirik sama si Garnacho. Arturo Vidal, bekas gelandang Barcelona menyebut Garnacho kenapa harus berselebrasi seperti Ronaldo.

Vidal ingin si Garnacho ini punya gaya selebrasi sendiri. Sebab, Garnacho dianggap dia sudah menjadi salah satu pemain hebat.

Namun di luar Vidal, banyak pemain yang justru memuji gol ini. Salah satunya Bruno Fernades. Kompatriotnya di Emyu menyanjung gol ini luar biasa.

Tak hanya gol, Bruno ingin Garnacho terus berkembang. Sehingga, performanya ikut mendongkrak Emyu. Eric Ten Hag, pelatihnya pun ikut-ikutan komen.

Katanya, gol ini menjadi kandidat kuat gol terbaik musim ini.

Ten Hag mungkin lagi happy. Soalnya, performa Emyu tengah menanjak. Pelan-pelan Belis Abang ini, sudah nangkring di posisi keenam klasemen.

Berarti zona Liga Champion bukan lagi angan-angan. Juga bagi penggemar Emyu ini kabar baik. Mereka sudah mulai bisa bermimpi untuk terhindar dari bully-an fans base klub Inggris lainnya.

Apalagi bagi pundit-pundit kelas wedangan kampung. Wuihhh…ramene poll. Baru saja saya pesen teh jahe manis di wedangan samping rumah, eh sudah ada pundit yang nyeletuk.

“Mas, Gol e Garnacho nonton pora (gol nya Garnacho nonton tidak). Uapikkk poll (bagus banget) Mas, ujar teman wedangan saya. 

Paginya, saya buka di Youtube dan beberapa media online. Wah benar, gol ini jadi buah bibir. Ya, di dunia maya, perang komen antarpenggemar Liga Inggris memang luar biasa ruameee.

Tidak kalah rame dengan pendukung capres-cawapres. Bedanya, kalau pendukung klub tidak pakai buzzer. Beda dengan pendukung ….he he he he. Semoga sih tidak kedua-duanya.

Saya sendiri bukan pendukung fanatic Emyu. Saya sendiri bingung apa klub yang jadi idola. Mungkin saya masuk ke generasi pendukung yang menyukai tim yang sedang berkembang.

Dulu waktu Liverpool sedang jaya-jayanya di era-80, dengan Ian Rush dkk saya suka tim ini.

Kalau pas ada siaran langsung TV saya pasti nonton. Kalau nggak ya banyak baca berita koran tentang Liverpool. Dulu tidak seperti sekarang. Banyak medsos yang bikin kita nggak kehausan untuk dapat berita sepak bola.

Saat AC Milan moncer dengan trio Belanda-nya, saya turut mengikuti beritanya. Kala Chelsea di tangan Jose Mourinho, saya ikutan jadi fans tipis-tipis Chelsea.

Tapi memang sepak bola sebuah olahraga yang gampang memancing emosi orang. Emosi dalam artian luas lho ya. Bukan emosi hanya marah-marah lho. (*)  

             

SEPAKAT: DPRD Kudus bersama Pj bupati Kudus menyetujui Ranperda APBD tahun 2024.
SEPAKAT: DPRD Kudus bersama Pj bupati Kudus menyetujui Ranperda APBD tahun 2024.
SATUKAN PERSEPSI: Ketua DPC PDI Perjuangan Fatkurrahman menyampaikan sambutan dalam deklarasi pemenangan paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Posko Gotong Royong, Senin (27/11).
SATUKAN PERSEPSI: Ketua DPC PDI Perjuangan Fatkurrahman menyampaikan sambutan dalam deklarasi pemenangan paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Posko Gotong Royong, Senin (27/11).
 RELIGIUS: Pimpinan dan pengurus parpol pengusung paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD  berdoa bersama dalam deklarasi pemenangan paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Posko Gotong Royong, Senin (27/11).
RELIGIUS: Pimpinan dan pengurus parpol pengusung paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD  berdoa bersama dalam deklarasi pemenangan paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Posko Gotong Royong, Senin (27/11).
Editor : Bahana.
#Garnacho #cristiano ronaldo #emyu