RADAR MALIOBORO – Final Piala Dunia U17 2023 mempertemukan Jerman U17 menghadapi Prancis U17 di Stadion Manahan, Surakarta pada Sabtu (2/24).
Jerman sempat unggul dua gol melalui Paris Brunner dan Noah Darvich. Namun, Prancis berhasil membalas dua gol melalui Saimon Bouabre dan Mathis Amougou.
Pertandingan berjalan tiga menit, Jerman berhasil unggul melalui Paris Brunner. Namun, gol itu dianulir sebab posisi dari Max Moerstedt sudah dalam posisi offside terlebih dahulu.
Jerman mendominasi pertandingan. Beberapa kali serangan dilancarkan ke jantung pertahanan Prancis.
Prancis mendapatkan kesempatan pada menit ke-22 melalui skema serangan balik. Saimon Bouabre melewati beberapa pemain bertahan Jerman.
Sayangnya, tendangan yang dilepaskan masih dapat dihalau oleh kiper Jerman, Konstantine Heide.
Selang tiga menit Jerman mendapatkan hadiah pinalto usai Aymen Sadi melakukan pelanggaran di kotak pinalti Prancis.
Paris Brunner yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Jerman unggul 1-0.
Unggul 1-0, para penggawa Jerman lebih ercaya diri dalam membangun serangan.
Max Moerstedt mendapatkan peluang pada mneit ke-36. Moerstedt melepaskan tendangan ke gawang Prancis, untung saja kiper Prancis dengan cekatan menghalaunya.
Prancis kesulitan dalam membangun serangan. Beberapa serangan yang dirangkai belum berbuah hasil.
Pada masa injury time babak pertama, Jerman menebar ancaman ke jantung pertahanan Prancis melalui Paris Brunner.
Sepakan Brunner di kotak pinalti Prancis masih dapat digagalkan Paul Argney.
Hingga babak pertama berakhir, keunggulan 1-0 Jerman atas Prancis bertahan.
Prancis mencoba bangkit di babak kedua. Dengan mengepung lini pertahanan Jerman, serangan daru Mathis Lambourde dan kolega masih menemui titik buntu.
Justru malah Jerman yang memperlebar jarak ketertinggalan menjadi 2-0. Melalui skema serangan balik, Noah Darvich berhasil menjebol gawang Prancis hsai mendapatkan umpan dari Max Moerstedt di sisi kanan.
Prancis langsung membalas gol melalui Saimon Bauabre. Bouabre sempat menunjukkan skill individual yang cukup baik sebelum melepaskan tembakan yang menjebol gawang Jerman pada menit ke-53.
Mimpi buruk Jerman datang pada menit ke-69. Winners Osawe harus diusir dari lapangan usai mendapatkan kartu kuning kedua. Yang selanjutnya diberikan kartu merah.
Unggul dalam jumlah pemain, Prancis mendominasi pertandingan. Serangan demi serangan dilancarkan ke jantung pertahanan Jerman.
Prancis dapat menyamakan kedudukan mejadi 2-2 pada menit ke-85. Umpan datar dari Tidiam Gomis berhasil dieksekusi oleh Mathis Amougou menjadi gol.
Hingga pertandingan usai, skor 2-2 antaran Jerman menghadapi Prancis bertahan.
Pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu pinalti. (uta)