Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Risto Vidakovic  Sebut PSS Sangat Butuh Suporter

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 4 Januari 2024 | 17:25 WIB
Kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud. (Instagram @bcsxpss.1976)
Kelompok suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud. (Instagram @bcsxpss.1976)

RADAR MALIOBORO – Pelatih PSS Sleman Risto Vidakovic menyebut tim asuhannya membutuhkan dukungan suporter untuk kebangkitan tim. Namun dia meminta suporter memiliki sikap yang baik dan dewasa.

 

Menurutnya, saat ini kondisi tim PSS Sleman sedang tidak baik-baik saja. Tim berjuluk Laskar Sembada ini juga sedang manjalani hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Hukuman yang diberikan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI untuk menyelenggarakan pertandingan kandang tanpa penonton sebanyak tiga kali dan mendapat denda Rp 25 Juta. 

 Baca Juga: Laki-laki dan Perempuan Sunda Dinilai Paling Ganteng dan Cantik Se-Indonesia, Kok Bisa?

Menurut Risto pelanggaran yang dibuat para suporter PSS dengan masuk dan merusak fasilitas stadion ini sangat tidak bagus untuk tim. Sebab baginya, suporter itu yang paling bagus datang ke stadion dan duduk lalu mendukung tim saja. Tidak usah aneh-aneh."Lalu kami dirugikan dengan hukuman ini. Kami jadi tuan rumah tapi tidak ada  dukungan suporter. Tapi apapun itu semoga suporter Indonesia lebih baik ke depannya," katanya. 

 

Menurut Risto bukan murni salah dari para suporter saja. Namun ia pikir kesalahan tersebut juga termasuk kesalahan dari pihak keamanan Stadion yang tidak bisa menjaga kondusifitas para suporter tersebut. 

 Baca Juga: Dukungan Steam Windows 7, 8 dan 8.1 Telah Resmi Dimatikan

Hukuman tersebut diberikan kepada PSS Sleman karena terjadi keributan antara penonton dengan panitia pelaksana pertandingan (Panpel) yang mengakibatkan adanya penganiayaan serta perusakan beberapa fasilitas Stadion Maguwoharjo. Hal ini juga diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.

Hukuman tersebut merujuk kepada pasal 70 Ayat 1, Ayat 4, dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Displin PSSI tahun 2023. Dan dari hukuman tersebut mengakibatkan tiga laga kandang Laskar Sembada dipastikan tidak akan dihadiri oleh penonton. Yaitu saat menghadapi PS Barito Putera, Minggu (26/11) lalu, RANS FC, Jumat (8/12) lalu.

Namun saat ini, PSS Sleman hanya tinggal menjalani sisa hukuman yang tinggal satu laga saja. Yakni saat menjamu Persikabo 1973 di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (4/2) mendatang.(ayu/din)

 

Editor : Heru Pratomo
#laskar sembada #Risto Vidakovic #pss sleman