Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Laskar Mataram Berhasil Mencuri Satu Poin dari Kabau Sirah

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 7 Januari 2024 | 06:35 WIB
I Nyoman Sukarja
I Nyoman Sukarja

RADAR MALIOBORO - PSIM Jogja harus rela berbagi angka 1-1 dengan tim tuan rumah Semen Padang FC pada laga perdana babak 12 besar Kompetisi Pegadaian Liga 2 2023/2024 yang dihelat di Stadion H. Agus Salim, Padang Sumatra Barat pada hari Sabtu (6/1) malam.

Dari hasil imbang ini keseluruhan dari tim di Grup X ini semua merata mendapat satu poin saja. Sebab di laga yang berbeda, PSMS Medan yang melawan Persiraja Banda Aceh juga bermain imbang dengan skor 0-0.

Menanggapi laga ini, Pelatih Kepala PSIM Jogja, Kas Hartadi mengucapkan terimakasih kepada semua pemainya yang telah bekerja keras di laga kali ini. Sebab di laga malam ini Laskar Mataram bisa mencuri satu poin dari Semen Padang FC.

"Jadi pertandingan tadi memang pertandingan yang ketat saling jual beli serangan. Tapi saya intruksikan kepada bermain untuk bermain sabar compact defendse untuk mencoba counter attack. Jadi pertandingan malam ini istilahnya kami bisa mencuri poin di kandang semen padang," ujarnya.

Di laga kali ini, Kas Hartadi juga mengungkapkan bagai kunci untuk bisa menahan Semen Padang FC di kandangnya sendiri. Menurut Pelatih asal Solo ini kuncinya adalah para pemain hanya butuh mental aja, kedua kerja keras semua pemain harus compact defendsenya kuat dan jangan panik kami main enjoy saja.

Walaupun bermain dengan cuaca hujan, di laga ini, para pemain PSIM Jogja tetap semangat dan bekerja keras.

Cuaca di Jogja gak pernah hujan panas terus. Di sini kami mula tiga hari sudah hujan terus. Jadi istilahnya kami semua pemain mau bekerja keras saja. Enjoy saya sudah pesan, kami bermain bola itu istilahnya seni jadi kami harus enjoy tap tanggung jawab untuk di siplin menjalankan taktik," jelas Kas Hartadi.

Striker andalan PSIM Jogja, I Nyoman Sukarja juga mengaku bersyukur bisa mencuri satu poin di kandang Semen Padang FC kali ini. Dan menurutnya hasil ini adalah berkat kerja keras para pemain Laskar Mataram.

"Tentu dengan pertandingan tadi tentu kami PSIM sangat bersyukur dengan satu poin yang kami peroleh. Itu berkat kerja keras tim dan kerja keras pemain semua. Dengan saya mencetak gol tentu saya bisa membantu tim untuk bisa meraih satu poin di laga ini," ucapnya.

Sementara untuk tim tuan rumah, Pelatih kepala Semen Padang FC, Delfiandri mengaku hasil imbang yang diperoleh timnya di laga kali ini karena para pemainnya kecolongan di babak pertama. Namun berkat kerja keras para pemain pada babak kedua mereka bisa membalas PSIM Jogja. Sehingga permainan bisa mendapatkan hasil imbang.

"Tapi saya berterimakasih sekali kepada para pemain yang sudah mati-matian di pertandingan kali ini. Alhamdulillah kami bisa seri pada malam hari ini," cetusnya.

Bek Semen Padang FC, Syaiful Ramadhan juga mengaku bersyukur bisa mendapat satu poin di laga kali ini. Walaupun hasil tersebut bukan hasil yang diinginkan sebagai tim tuan rumah.

"Ya itu tadi ya kami pada petdandingan malam ini kami mendapat pelajaran ya bagaimana kami bisa mengantisipasi counter attack lawan," tandasnya.

Dalam laga ini agaknya para penggawa PSIM Jogja memiliki peningkatan dalam permainan. Semangat mereka terlihat sangat tinggi di laga perdana 12 besar ini.

Walapun terus mendapat sedikit ancaman sejak peluit kick off babak pertama dibunyikan. Namun skuad tim Laskar Mataram terus berusaha untuk mencetak gol.

Tim Kabau Sirah yang bermain di depan para pendukungnya terus berupaya menekan pertahanan PSIM Jogja. Pada ment ke-9 tendangan bebas yang keras dari Rosad Setiawan berhasil di blok oleh Pancar Nur.

Skuad tim Laskar Mataram pun tak mau kalah. Walaupun lapangan agak licin selepas hujan deras. Anak-anak Jogja yang berupaya membawa pulang poin tiga juga terus berusaha mengancam gawang Semen Padang FC.

Gelandang serang PSIM Jogja, Ghulam Fatkur mencoba melancarkan tendangan keras dari luar kotak pinalti. Namun tendangannya masih terlalu menyamping di sisi kanan gawang.

Skuad tim Semen Padang FC yang ingin melanjukan tren positifnya di kandang juga terus berupaya membobol gawang Laskar Mataram. Terbukti banyak serangan bertubi-tubi yang dilancarkan ke gawang Pancar Nur.

Di menit ke-24 Ocvian Chanigio berhasil mendapat peluang. Namun tendangannya masih bisa dihalau oleh Pancar Nur sehingga menyebabkan tendangan pojok untuk tim Kabau Sirah. Lalu tendangan pojok yang dieksekusi oleh pemain Semen Padang yang mengarah kegawang PSIM Jogja berhasil ditepis oleh Pancar Nur lagi.

Angin segar mulai didapat oleh PSIM Jogja pada menit ke-31. Striker andalan Laskar Mataram, I Nyoman Sukarja berhasil menjebol gawang Semen Padang FC setelah menerima umpan dati Ari Maring. Sehingga dari gol kedua dua I Nyoman Sukarja bersama Laskar Mataram ini berhasil membawa PSIM Jogja unggul 1-0 atas Semen Padang FC di babak pertama.

Tim Kabau Sirah yang tertinggal mencoba menekan pertahanan Laskar Mataram. Namun upaya mereka belum menuaikan hasil. Alhasil kedudukanpun masih bertahan 1-0 untuk keunggulan sementara PSIM Jogja.

Pada babak kedua, tim Semen Padang FC yang tertinggal terus menekan PSIM Jogja. Mereka menguasai jalannya pertandingan.

Terbukti, pada menit ke-50 tim Kabau Sirah mendapatkan peluang emas. Sundulan dari salah satu pemain Semen Padang setelah mendapat umpan dari Kenneth Ngwoke masih melebar tipis di sisi kanan gawang Pancar Nur.

Lagi-lagi skuad tim Laskar Mataram mendapat tekanan dari tim tuan rumah. Ancaman dari tendangan keras salah satu pemain Seman Padang FC dari luar kotak pinalti masih melebar.

PSIM Jogja yang berambisi membawa pulang poin penuh mencoba menekan pertahanan tim Kabau Sirah. Kapten tim Laskar Mataram, Hariono mencoba keberuntungan dengan menendang bola dari luar kotak pinalti. Tapi tendangannya masih mengenai tiang dimenit ke-65.

Anak-anak Jogja yang mencoba memberbesar keunggulan masih mencoba memberi ancaman Semen Padang FC. Tendangan keras Ghulam Fatkur dar luar kotak pinalti di menit ke-66 masih melebar disisi kanan gawang.

Petakan PSIM Jogja muncul pada menit ke-70. Striker Andalan Semen Padang FC, Kenneth Ngwoke berhasil menjebol gawang Pancar Nur, setelah mendapat umpan dari tendangan pojok. Sehingga dari gol ini skor pun menjadi imbang 1-1 untuk kedua tim.

Tim tuan rumah masih mendominasi permainan sampai menit-menit akhir laga. Namun saking asiknya menyerang para pemain PSIM Jogja mendapat momen untuk melakukan serangan balik.

I Nyoman Sukarja yang mencoba keberuntungan dengan melakukan tendangan keras dari luar kotak pinalti . Namub tendangannya masih melebar dari gawang Semen Padang.

Anak-anak Jogja masih terus ditekan. Akan tetapi Kim Bong-jin dkk yang mengawal pertahanan Laskar Mataram masih bisa menghalau bola dimenit-menit akhir laga.

Sebenarnya PSIM Jogja sempat mendapat peluang emas di menit-94. Ari Maring berhasil mengecoh kiper Semen Padang. Akan tetapi tendangannya masih belum sempurna. Sehingga belum bisa membuat gol tambahan untuk Laskar Mataram.

Sampai peluit akhir dibunyikan kedua tim tidak bisa menambah pundi-pundi gol lagi. Alhasil kedua tim harus rela berbagi angka 1-1 di laga perdaba babak 12 besar ini. (ayu).

Editor : Heru Pratomo
#psim jogja #semen padang #kas hartadi