JOGJA - Tim Basket Bima Perkasa Jogja terus menggenjot kesiapan para pemainnya jelang berlangsungnya pembukaan Indonesia Basket League (IBL) 2024.
Mengingat di laga pembuka nanti akan berlangsung di depan pendukung tim lawan.
Tim Bima Perkasa Jogja (BPJ) membuka turnamen IBL 2024 dengan menantang Bali United di GOR Purna Krida Bali Minggu (14/1) sore.
Saat ini, jajaran pelatih sedang meningkatkan intensitas latihan selama sepekan terakhir ini.
IBL musim ini menggunakan sistem kandang-tandang.
Usai menghadapi Bali United di GOR Purna Krida, BPJ akan menggelar laga kandang di GOR Pancasila UGM.
Tim kebanggaan warga Jogja ini akan menghadapi Dewa United pada hari Sabtu (20/1) siang, kemudian Rajawali Medan Minggu (21/1) malam.
Tim yang dikapteni Ali Mustofa ini menutup laga bulan Januari dengan bertandang ke GOR Pacific Caesar Surabaya melawan Pacific Caesar Minggu (28/1) siang.
Oleh sebab itu, saat ini para pemain Bima Perkasa Jogja sedang ditempa dengan latihan yang sangat keras.
Mengingat jadwal laga yang akan dijalani kiat mepet dan memiliku jeda waktu yang cepat.
Ditambah lagi, dengan datangnya Predrag Lukic sebagai pelatih baru. Saat ini para pemain Bima Perkasa Jogja sedang genjot dengan ditambahnya porsi latihan dengan berlatih tiap pagi dan sore.
Asisten pelatih Bima Perkasa Jogja Halim menilai, dengan naiknya intensitas latihan ini ternyata juga berdampak positif bagi perkembangan para rookie.
Sebab ia melihat para rookie seperti, Muhammad Mukhlisin, Muhammad Rifqi Lubis, Andre Rizqiano, dan Bayu Bima Prasetya cukup berkembang pesat di bawah asuhan Predrag Lukic.
"Para rookie makin terasah karakternya masing-masing. Mereka juga secara sadar menambah latihan sendiri dan pelatih cukup senang dengan kedewasaan mereka," ujarnya (10/1).
Sementara, salah satu pemain Bima Perkasa Jogja, Restu Dwi Purnomo mengatakan setiap hari para pemain melahap setiap program latihan yang diberikan oleh pelatih.
Baik itu program dari fisik sampai taktik. Dalam latihan tersebut simulasi taktikal lewat game internal dan scrimmage juga berjalan ketat.
Menurut Restu, para pemain cukup menikmati naiknya intensitas latihan bersama Predrag yang diasisteni Oleh Halim dan Yanuar Dwi Priasmoro itu.
Sebab para pemain sangat menikmati gaya latihan dari pelatih asal Serbia tersebut.
"Kami sadar pertandingan sudah dekat dan latihan makin berat tetapi tidak ada yang mengeluh. Kami sangat menikmati arahan dan gaya latihan coach Predrag, kami siap ke Bali," jelasnya. (ayu)
Editor : Bahana.