Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Beginilah Statistik Mentereng Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Skuad Garuda Muda yang Layak Memenangi Pertandingan

Wulan Destiana Maharani • Sabtu, 27 April 2024 | 12:57 WIB
Statistik Mentereng Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Korea Selatan, Skuad Garuda muda yang layak menang.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Korea Selatan, Skuad Garuda muda yang layak menang.

RADAR MALIOBORO – Timnas Indonesia  U-23 berhasil mengalahkan Korea Selatan melalui adu penalti di babak perempat final Piala Asia U-23, Jumat  (26/4) dini hari WIB.

Demikian statistik yang dibukukan selama pertandingan dan skuad Garuda memang pantas meraih kemenangan.

Dikutip melalui Antara News, melihat statistik sepanjang pertandingan, terlihat Indonesia unggul di segala aspek dan Garuda muda berpeluang memenangkan pertandingan tanpa harus melalui adu penalti.

Baca Juga: Hati-Hati, Jangan Asal Bantu Korban Kecelakaan di Jalan Sepi, Bisa Jadi Modus Begal Seperti yang Dialami Pasangan ini

Dari sisi penguasaan bola yang menjadi indikator dominasi permainan, Indonesia mampu unggul dengan penguasaan bola 53 persen dibandingkan Korea  47 persen.

Dengan penguasaan bola yang lebih dominan, pelatih Shin Tae-yong cukup berhasil dalam mengeksekusi strategi permainan kolektif dengan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki, menunjukkan bahwa ia mampu membatasi kecepatan  pemain Korsel.

Dari segi akurasi operan, Timnas Indonesia meraih nilai sangat baik yaitu 81% dari 539 operan, jauh melebihi Korea Selatan yang mencapai 79% dari 468 operan.

Baca Juga: Gagalkan Korea Selatan untuk Pertama Kalinya ke Olimpiade, Timnas Indonesia Berhasil Cetak Sejarah Melaju ke Semifinal Piala Asia U-23

Hal ini menunjukkan bahwa  pemain Korsel ceroboh dalam melakukan operan bola.

Dari sisi menyerang, Indonesia melepaskan 21 tembakan, 5 diantaranya mengarah ke gawang lawan, dengan gigih berusaha menjebol gawang  lawan.

Sedangkan Korea Selatan hanya melepaskan 8 kali tembakan dan hanya dua  yang  mengarah langsung ke gawang Ernando Ari.

Baca Juga: Sudah Ditetapkan jadi Presiden Terpilih, Prabowo Subianto Tak Akan Mundur Sebagai Menteri Pertahanan

Skuad Garuda muda juga menunjukkan penampilan yang agresif yang menjadi salah satu indicator pelanggaran.

Para pemain Indonesia total melakukan 20 kali pelanggaran, sedangkan pemaain Korea melakukan 15 kali pelanggaran.

Namun, keadaan menjadi menarik meskipun wasit lebih sering melakukan pelanggaran tetapi wasit lebih banyak memberikan hukuman kartu kepada tim Korsel.

Indonesia hanya mendapat dua kartu kuning yang diberikan kepada Rafael Struick dan Ivar Jenner. Sedangkan Korea Selatan mendapat 3 kartu kuning dan 1 kartu merah.

Baca Juga: Terlibat Narkoba, Chandrika Chika Bakal Jalani Rehabilitasi? Begini Kata Pihak Kepolisian

Laga yang berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa itu akhirnya dimenangkan oleh Skuad Garuda Muda 11-10 lewat adu penalti.

Hal ini bukan hanya sekedar faktor keberuntungan saja, hal ini juga terlihat dari statistik pertandingan dimana timnas Indonesia telah menunjukkan hasil yang cukup baik.

Baca Juga: Windows 11 Bakal Tampilkan Watermark jika PC Kamu Tidak Penuhi Persyaratan AI PC

Kemenangan ini akan mengukir sejarah dan mengantarkan Timnas Indonesia  ke babak semifinal Piala Asia U-23 2024, membawa mereka selangkah lebih dekat menuju impian mengikuti Olimpiade Paris 2024.

Sebanyak tiga tim teratas yakni juara, peringkat kedua dan peringkat ketiga nantinya akan lolos optimis ke Olimpiade Paris 2024 yang akan diselenggarakan pada 26 Juli hingga 11 Agustus mendatang tersebut.

Baca Juga: Fakta Menarik White Coffee untuk Diketahui, Benarkah Lebih Sehat?

Sementara itu, tim peringkat keempat Piala Asia U-23 2024 akan bermain melawan Guinea mewakili benua Afrika di babak playoff pada bulan Mei  untuk memperebutkan satu tiket tersisa. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#timnas indonesia #korea selatan #AFC 2024