RADAR MALIOBORO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasi kepada Timnas U-23 Indonesia (Timnas) yang telah berjuang pada ajang di Piala Asia U-23. Indonesia harus menerima keakalahan pada laga perebutan tempat ketiga melawan timnas U-23 Irak dengan skor akhir 1-2.
“Timnas U23 Indonesia harus rela setelah kalah 2-1 dari Irak di laga Piala Asia AFC U23,” kata Jokowi dalam unggahan Instagram-nya, Jumat (3/5).
Meski Indonesia kalah, Jokowi mengapresiasi upaya Timnas Indonesia mencapai babak masuk semifinal Piala Asia U23.
“Sebagai tim debutan, performa kita hingga babak semifinal layak diapresiasi,'' ucap Jokowi.
Kepala Negara pun memberikan semangat kepada para pesepakbola Garuda Muda. Jokowi berharap timnas Indonesia tetap bisa meraih tiket ke Olimpiade Paris 2024
“Tetap semangat, Garuda Muda tetap semangat dan rebutlah tiket Olimpiade Paris 2024 di babak playoff melawan Guinea!” harap Jokowi.
Baca Juga: Ari Bias Ancam Polisikan Agnez Mo dan Promotor Jika Tuntutan Rp 1,5 Miliar Tak Ditanggapi
Sebagaimana diketahui, pada laga perebutan peringkat ketiga Piala Asia U23 2024, meski tak meraih kemenangan, timnas U23 Indonesia harus mengakui timnas U23 Irak lebih unggul dengan skor akhir 1-2.
Meskipun gagal meraih kemenangan, Timnas U23 Indonesia masih berpeluang mendapatkan tiket ke Olimpiade Paris 2024 melalui jalur playoff.
Timnas Indonesia U23 berhasil membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui gol yang dicetak Ivar Jenner. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Zaid Tahseen dari timnas Irak U23 berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28.
Baca Juga: Uang Rp 43 Juta Milik Perempuan Dalam Koper Digasak Pelaku untuk Resepsi Pernikahan
Meskipun kedua tim berusaha mencetak poin tambahan, namun skor tetap 1-1 hingga akhir waktu normal.
Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Gol Ali Jasim di menit ke 6 perpanjangan waktu memaksa tim Indonesia U23 mengakui keunggulan Irak U23. Meski mencoba menyerang lebih ofensif, timnas Indonesia U23 tak mampu mencetak gol penyama kedudukan. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin