Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Terungkap Alasan Mengapa Marselino Ferdinan Tak Tergantikan di Timnas Indonesia

Marsa Andiny Putri • Sabtu, 15 Juni 2024 | 20:23 WIB
Terungkap alasan Marselino Ferdinan (kanan) tak tergantikan di Timnas Indonesia (Instagram @marselinoferdinan10)
Terungkap alasan Marselino Ferdinan (kanan) tak tergantikan di Timnas Indonesia (Instagram @marselinoferdinan10)

RADAR MALIOBORO - Bintang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan kerap mendapat kritikan dari warganet karena penampilannya yang dinilai kurang maksimal. Namun, mantan asisten pelatih Luis Milla yang kini berkiprah di Liga 1, Bayu Eka Sari atau Bang BES, justru memberikan pembelaan.

Dalam sebuah diskusi bersama akun @ruangtaktik di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), alasan mengapa Marselino tak tergantikan di era pelatih Shin Tae-yong dijelaskan dengan rinci.

Baca Juga: MUI Tolak Penjudi Online Diberi Bantuan Sosial, Dinilai Termasuk Pelaku Kejahatan

Akun @ruangtaktik membagikan pandangan asisten pelatih tersebut melalui sebuah unggahan yang mengatakan bahwa mantan pemain Persebaya Surabaya itu memiliki output kreativitas yang membuat suatu tim tidak mudah ditebak.

"Kemarin ngobrol sama salah satu asisten pelatih Liga 1. Pemain model Marselino selalu diberi lisensi lebih karena dia punya output kreativitas. Gampangnya bikin tim ga mudah ditebak. Dia akan dimarahi kalo ga ikut bertahan,” tulis @ruangtaktik.

Baca Juga: Nikmatnya Istimewa! Resep Tongseng Sapi untuk Persiapan Masak Daging Idul Adha Nanti, Catat Bahan-bahannya

Poin penting yang ditunjukkan oleh Ruang Taktik mengenai Marselino adalah kemauannya untuk mau membantu pertahanan, dengan jumlah recovery yang setara dengan bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, meski Marselino bermain di lini depan.

“Lino (sapaan Marselino) meski memang ga perform, tapi mau bertahan. Kalo minusnya temen-temen udah nonton sendiri kemarin dan memang setuju kurang oke di fase on possession. Tapi itu tadi, aspek yang dilihat pelatih kan ga cuma pas nyerang/possession aja. Tapi, pas transisi ke bertahan gimana, pas bertahan gimana. Jumlah recoveries Lino kmrn sama kaya bek, Idzes. Tertinggi di match ini, padahal dia pemain depan," lanjutnya.

Baca Juga: Ban Belakang Motor Cepat Botak? Ini 5 Penyebab yang Harus Anda Ketahui

Diskusi ini menunjukkan bahwa Marselino diberikan peran khusus karena kreativitasnya yang tinggi, sehingga membuat permainan tim sulit ditebak oleh lawan. Namun, meski peran utamanya adalah menyerang, Marselino tetap berusaha keras dalam bertahan, suatu kualitas yang dihargai oleh pelatih.

Beberapa netizen kemudian bertanya "kenapa bisa gitu, min? apakah krn ada Haye dan Nathan yang jd motor serangan?"

Baca Juga: Tak Sebanding dengan Sensasi Perih di Mata, Ini Dia 4 Khasiat Ajaib Bawang Merah yang Wajib Kamu Ketahui

@ruangtaktik menjawab, "Salah satunya. Lino jadi ga perlu turun utk bantu build up di belakang krn udah ada Haye-Nathan. Tapi dia harus lebih optimal & decisive di depan. Ada momen dia lari ke belakang kemudian diumpan Haye pada babak kedua akhir. Mungkin kaya gitu diperbanyak lagi."

Jawaban ini menjelaskan bahwa keberadaan pemain seperti Haye dan Nathan, yang mengendalikan serangan dari belakang, memungkinkan Marselino untuk fokus pada perannya di depan. Namun, dia tetap diharapkan untuk lebih optimal dan membuat keputusan yang tepat saat berada di posisi menyerang.

Baca Juga: Resep Iga Bakar Kecap yang Lembut dan Gurih, Cocok untuk Kalian Jadikan Menu Lebaran Idul Adha

Pembelaan dari Bang BES dan @ruangtaktik ini menegaskan bahwa meskipun Marselino mungkin terlihat kurang optimal saat menguasai bola, kontribusinya dalam transisi dan bertahan sangat signifikan. Jumlah recoveries-nya yang tinggi, setara dengan pemain belakang seperti Idzes, menunjukkan bahwa dia bekerja keras di lapangan, bahkan di luar perannya sebagai penyerang.***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ferdinan #timnas #indonesia #marselino