Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Menjadi Sorotan! Di Balik Megahnya Olympics 2024, Ternyata Menuai Banyak Kontroversi

Bahana. • Kamis, 8 Agustus 2024 | 19:55 WIB

Olympics Paris 2024
Olympics Paris 2024
RADAR MALIOBORO - Olimpiade Paris 2024 menjadi perayaan olahraga global yang dinantikan oleh jutaan orang di seluruh dunia.

Setelah sebelumnya menyelenggarakannya pada tahun 1900 dan 1924, ini adalah ketiga kalinya Paris menjadi tuan rumah Olimpiade di musim panas.

Olimpiade ini telah berlangsung sejak tanggal 26 Juli 2024 dan diharapkan menghadirkan banyak momen bersejarah dan inovasi baru yang akan memikat penonton dari seluruh penjuru dunia.

Namun, Olimpiade Paris 2024 yang seharusnya menjadi perayaan puncak prestasi olahraga dunia, justru menjadi sorotan karena sejumlah kontroversi besar yang mengiringinya.

Mulai dari upacara pembukaan yang kontroversial hingga isu lingkungan dan sosial, Olimpiade kali ini seakan menjadi cerminan kompleksitas dunia modern yang penuh tantangan.

Apakah Olimpiade, yang seharusnya menjadi ajang pemersatu, justru terjebak dalam pusaran kontroversi?

Berikut adalah beberapa kontroversi yang terjadi selama Olympics Paris 2024:

1. Opening Ceremony yang Mengundang Kontroversi

Upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024 menjadi titik awal dari berbagai perdebatan.

Salah satu segmen yang paling menuai kritik adalah parodi lukisan ‘Perjamuan Terakhir’ karya Leonardo da Vinci.

Banyak pihak yang menganggap adegan ini menghina agama Kristen dan tidak pantas ditampilkan dalam sebuah acara sebesar Olimpiade.

Selain itu, ada juga anggapan bahwa upacara pembukaan ini terlalu kental dengan nuansa LGBT.

Bahkan Opening Ceremony ini dianggap sebagai ‘The Worst World Event’ yang pernah ada.

2. Pemasangan Bendera Olympics Terbalik

Selain kontroversi upacara pembukaan, Olimpiade Paris 2024 juga diwarnai oleh sejumlah kesalahan teknis yang cukup memalukan.

Salah satunya adalah insiden pemasangan bendera yang terbalik. Kesalahan seperti ini tentu saja mengurangi kesan profesionalitas penyelenggaraan Olimpiade.

3. Salah Sebut Nama Negara Korea Selatan Menjadi Korea Utara

Kesalahan penyebutan negara juga turut menambah daftar kontroversi.

Insiden salah menyebut Korea Selatan menjadi Korea Utara tentu saja memicu protes dari pihak Korea Selatan.

Kesalahan-kesalahan seperti ini menunjukkan kurangnya persiapan dan perhatian terhadap detail dalam penyelenggaraan Olimpiade.

4. Larangan Hijab untuk Atlet Perancis

Pihak Paris mengeluarkan larangan bagi atlet Prancis untuk menggunakan hijab selama bertanding. Keputusan ini menuai protes dari berbagai kalangan yang menilai bahwa larangan tersebut melanggar hak asasi manusia dan kebebasan beragama.

Banyak pihak mendesak pemerintah untuk mencabut kebijakan tersebut demi menjunjung tinggi inklusivitas dan keberagaman.

5. Tercemarnya Sungai Seine

Sungai Seine, yang menjadi lokasi untuk Trialton, dilaporkan tercemar dan memiliki kualitas air yang buruk.

Beberapa atlet yang berkompetisi di sana bahkan harus dilarikan ke rumah sakit karena kondisi air yang tidak layak.

6. Atlet Tinju Putri yang Diduga Transgender

Keputusan Olympics Paris untuk mengizinkan atlet yang memiliki intersex dalam kategori tinju putri juga menjadi sumber kontroversi.

Imane Khelif, seorang atlet yang diduga transgender, diizinkan untuk berkompetisi, Angela Carini,yang merupakan lawan dari Imane memutuskan menyerah setelah 46 detik pertandingan dimulai.

Meskipun banyak yang mengatakan bahwa Imane Khelif adalah seorang wanita, namun hal ini memicu perdebatan dalam kompetisi olahraga.

7. Ancaman Teror Menjelang Pembukaan

Menjelang pembukaan, Olimpiade Paris 2024 menerima ancaman terror yang diduga berasal dari Hamas.

Video yang beredar di X dan Telegram ini ditujukan kepada rakyat perancis dan Presiden Prancis.

Meskipun video itu telah dikonfirmasi sebagai HOAX, namun ancaman ini menyebabkan peningkatan keamanan secara drastis di seluruh lokasi Olimpiade dengan 45.000 polisi, dan 10.000 tentara

8. Isu Penggunaan Doping

Isu doping kembali mencuat ketika beberapa atlet yang diketahui menggunakan doping tetap diizinkan untuk bertanding dalam cabang olahraga renang.

Keputusan ini menuai kecaman karena dianggap merusak integritas dan keadilan dalam kompetisi olahraga.

9. Penggunaan Pendingin Geotermal

Olimpiade Paris 2024 mencoba menerapkan teknologi ramah lingkungan dengan menggunakan sistem pendingin geothermal.

Meskipun teknologi ini diharapkan dapat mengurangi jejak karbon, implementasinya menuai kontroversi.

Olimpiade Paris 2024, yang seharusnya menjadi perayaan olahraga dan persatuan global, justru dibayangi oleh berbagai kontroversi yang menimbulkan perdebatan sengit.

Dari pembukaan yang dianggap menghina hingga isu doping dan ancaman teror, berbagai masalah ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi oleh panitia penyelenggara dan pemerintah Prancis dalam menciptakan Olimpiade yang aman, adil, dan inklusif.

Namun, di balik semua kontroversi, Olimpiade Paris 2024 juga memberikan pelajaran berharga.

Yang akan menjadi pengingat bahwa penyelenggaraan event olahraga besar harus memperhatikan berbagai aspek, mulai dari persiapan yang matang, sensitivitas terhadap isu sosial dan budaya, hingga keamanan yang terjamin.

Penulis: Siska Andaniar Nadia Rahma

Editor : Bahana.
#olimpiade #olympics #kontroversi #perancis #paris