Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Rudy Gay Resmi Gantung Sepatu, Akhiri Perjalanan 17 Tahun di NBA

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 1 November 2024 | 19:26 WIB
Pemain NBA Rudy Gay. 
Pemain NBA Rudy Gay. 

RADAR MALIOBORO - Rudy Gay, pemain yang telah berkiprah selama 17 tahun di National Basketball Association (NBA), resmi mengumumkan pensiunnya pada (29/10/2024) waktu setempat.

Melalui surat terbuka di The Players’ Tribune, Gay menyatakan bahwa keputusan untuk mundur bukanlah hal yang mudah baginya.

"Proses untuk menerima kenyataan ini tidaklah singkat," tulis Gay dalam suratnya.

"Jujur saja, saya masih menghadapi proses itu dan terkadang masih berjuang untuk bisa menerimanya sepenuhnya," imbuhnya.

Meski sudah tak akan berlaga di lapangan, Gay tetap akan terlibat dalam dunia basket.

Ia berencana menjadi pengamat aktif NBA dan membagikan pandangannya melalui media.

"Saya berusia 38 tahun, usia yang bahkan jauh dari puncak karier bagi banyak orang dalam kehidupan profesional," lanjutnya. "Masih banyak yang ingin saya capai, tapi untuk saat ini, saya merasa bersyukur atas pengalaman, cinta, dan persahabatan yang saya peroleh dari bola basket."

Gay memulai debutnya di NBA pada tahun 2006 sebagai bagian dari angkatan yang sama dengan Rajon Rondo, JJ Redick, dan Kyle Lowry.

Ia dipilih oleh Houston Rockets sebagai draft urutan kedelapan, meski langsung ditukar ke Memphis Grizzlies, tim yang kemudian ia bela selama tujuh musim.

Di sana, ia berkolaborasi dengan pemain-pemain seperti Mike Conley dan Pau Gasol, dan menjadi salah satu pemain yang konsisten mencetak minimal 10 poin per gim selama 14 musim berturut-turut—sebuah capaian yang hanya diraih oleh segelintir pemain, termasuk Carmelo Anthony, Chris Paul, dan LeBron James.

Karier Gay berlanjut ke beberapa tim lainnya, termasuk Toronto Raptors, Sacramento Kings, San Antonio Spurs, dan terakhir Utah Jazz.

Meski sempat menandatangani kontrak dengan Golden State Warriors pada musim lalu, Gay akhirnya dilepas sebelum musim 2023-2024 dimulai.

Setelah semusim tanpa tim, ia memutuskan untuk mengakhiri kariernya.

Selama kariernya, Gay mencatatkan rata-rata 15,8 poin, 5,6 rebound, dan 2 asis dalam 1.120 pertandingan.

Selain di NBA, Gay juga pernah memperkuat tim nasional AS di Piala Dunia FIBA 2010 dan 2014, di mana ia berhasil meraih dua medali emas.

Kini, Gay meninggalkan warisan sebagai salah satu pemain sayap paling andal di masanya, dikenang atas dedikasinya dan kontribusinya dalam dunia basket. (Anggi Alfiansyah)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#nba #golden state warriors #Akhiri Perjalanan 17 Tahun di NBA #gantung sepatu #rudy gay