Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Max Holloway Siap KO Dustin Poirier di UFC 318: “Saya Harus Jadi Pengganggu Cerita”

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 16 Juli 2025 | 23:30 WIB
Pertarungan kedua Max Holloway dan Dustin Poirier di UFC 236, yang kembali dimenangkan Polrier.
Pertarungan kedua Max Holloway dan Dustin Poirier di UFC 236, yang kembali dimenangkan Polrier.

RADAR MALIOBORO - Pertarungan trilogi antara Max Holloway dan Dustin Poirier di UFC 318 menjadi salah satu duel paling dinanti tahun ini.

Dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2025 di Smoothie King Center, New Orleans, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa.

Ini adalah penutup karier Poirier sekaligus ajang balas dendam bagi Holloway.

Setelah dua kali kalah dari Poirier (2012 dan 2019), Holloway tidak hanya ingin menang, tapi juga ingin mengakhiri pertemuan mereka dengan KO spektakuler.

Seperti yang ia lakukan saat mengalahkan Justin Gaethje dan merebut gelar “BMF” di UFC 300.

Dalam berbagai wawancara, Holloway menyatakan bahwa dia tak mau menjadi korban narasi manis pensiun Poirier.

Ia ingin menghancurkan cerita itu dan mengambil alih sorotan.

“Saya harus jadi pengganggu cerita di sini,” katanya lantang.

“Saya tidak bisa membiarkan ini jadi trilogi 0-3 lagi. Saya butuh ini," imbuhnya dikutip dari Sportskeeda.

 Baca Juga: Penyusunan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi, Sekjen Kementerian ATR/BPN: Tingkatkan Capaian Indeks 2025


Saling Hormat, Tapi Siap Saling Lukai

Meski keduanya saling menghormati, tidak ada jaminan bahwa pertarungan akan berjalan tenang.

Holloway yang dikenal sebagai petarung dengan volume pukulan tinggi akan tampil agresif sejak awal, sementara Poirier, sang veteran yang sudah mengisyaratkan pensiun, bertekad menutup kariernya dengan laga berdarah penuh aksi.

Dalam sesi media, Poirier menyebut bahwa dirinya siap berdiri di tengah oktagon dan “berdarah bersama Holloway” demi memberi penampilan terakhir yang tak terlupakan.

Di sisi lain, Holloway menegaskan bahwa jika celah untuk KO terbuka, ia akan langsung mengakhirinya tanpa ragu.

Kedua petarung ini sama-sama tangguh, berpengalaman, dan dikenal tahan banting membuat duel ini hampir pasti menjadi perang habis-habisan.

 Baca Juga: Iran Buka Pintu Negosiasi Nuklir dengan AS, Tapi Beri Syarat Tegas Hentikan Serangan

UFC 318 bukan hanya ajang pertarungan dua petarung hebat, tetapi juga benturan antara ambisi dan perpisahan.

Max Holloway datang dengan misi pribadi yang kuat balas dendam dan pembuktian sementara Dustin Poirier ingin menutup lembaran kariernya di atas panggung penuh hormat.

Hasilnya akan menjadi catatan sejarah, bukan hanya bagi keduanya, tapi juga bagi dunia MMA. (Muhammad Taufik)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Max Holloway #aksi #UFC 318 #Dustin Poirier