RADAR MALIOBORO – Pertemuan antara Persija Jakarta dan Persik Kediri di Stadion Manahan Solo malam ini menjadi salah satu laga paling dinantikan pada pekan ke-13 Super League 2025/2026. Kedua tim sama-sama membawa misi penting, dengan Persija berusaha mempertahankan tren positif dan Persik bertekad mencuri poin di kandang lawan.
Persija datang dengan catatan impresif, meraih empat kemenangan dari lima laga terakhir. Namun, mereka harus menghadapi kenyataan bermain jauh dari Jakarta karena Stadion Uta,a Gelora Bung Karno tidak bisa digunakan. Kondisi ini membuat Macan Kemayoran harus kembali mengandalkan dukungan The Jakmania yang hadir di Solo. Pelatih Mauricio Souza menegaskan bahwa bermain di luar Jakarta tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan fokus. “Ketika bermain di kandang, kami wajib menang,” ujarnya, menekan pentingnya menjaga momentum.
Di sisi lain, Persik Kediri membawa semangat tinggi untuk menghadapi laga tandang ini. Julukan Macam Putih bukan sekadar simbol, melainkan tekad untuk menantang Persija yang sedang dalam performa terbaik. Meski catatan mereka tidak sebaik lawan, Persik melihat laga ini sebagai kesempatan untuk membuktikan diri. Absennya beberapa pemain kunci Persija juga menjadi celah yang ingin dimanfaatkan oleh tim asuhan Marcelo Rospide.
Pertandingan ini bukan hanya soal perebutan tiga poin, tetapi juga tentang gengsi dua tim besar yang sama-sama mengusung nama “Macan”. Persija ingin menegaskan dominasi mereka di papan atas, sementara Persik berusaha menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan klub-klub besar. Atmosfer di Stadion Manahan diprediksi akan semakin panas dengan dukungan supporter kedua tim yang hadir langsung.
Dengan kondisi skuad yang berbeda dan motivasi tinggi dari kedua belah pihak, laga PErsija kontra Persik malam ini diyakini akan menghadirkan drama menarik. Publik sepak bola Tanah Air menanti apakah Macan Kemayoran mampu menjaga tren kemenangan, atau justru Macan Putih yang berhasil menggigit di Manahan.
(Hanifah Okta)
Editor : Iwa Ikhwanudin