RADAR MALIOBORO – Timnas Putri Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor telak 0-8 pada laga perdana Grup A cabang sepak bola putri SEA Games 2025 di Stadion Chonburi, Kamis (4/12/2025) malam WIB.
Garuda pertiwi langsung berada di bawah tekanan sejak menit awal. Gawang Iris de Rouw kebobolan cepat melalui gol bunuh diri Nafeeza Ayasha Nori pada menit ke-8. Thailand kemudian menambah tiga gol lagi sebelum turun minum lewat aksi Pattaranan Aupachai (21’), Silawan Intamee (27’), dan Saowalak Pengngam (44’).
Memasuki babak kedua, dominasi Thailand semakin tak terbendung. Empat gol tambahan lahir melalui kombinasi serangan cepat dan kemelut di depan gawang Indonesia. Skor akhir 0-8 menutup pertandingan, sekaligus menjadi kekalahan terbesar Garuda Pertiwi di ajang multievent regional tersebut.
Pelatih Timnas Putri Indonesia, Akira Higashiyama, mengakui timnya kesulitan menghadapi tekanan Thailand yang berstatus unggulan. Namun, ia menegaskan bahwa perjalanan Garuda Pertiwi belum berakhir. “Kami harus belajar dari lag aini dan tetap optimis menghadapi pertandingan berikutnya,” ujar dalam konferensi pers usai laga.
Meski hasil ini mengecewakan, keikutsertaan Indonesia di SEA Games 2025 tetap menjadi momentum penting bagi pengembangan sepak bola putri nasional. Kehadiran pemain naturalisasi seperti Iris de Rouw dan Felicia de Zeew diharapkan memberi pengalaman berharga bagi skuad muda Garuda Pertiwi.
Indonesia masih memiliki peluang untuk bangkit di laga berikutnya Grup A. dukungan politik Tanah Air diharapkan mampu memotivasi Garuda Pertiwi agar tampil lebih baik dan menjaga asa lolos ke babak semifinal.
(Hanifah Okta)
Editor : Iwa Ikhwanudin