RADAR MALIOBORO - Setiap akhir Desember, istilah Boxing Day kerap muncul di berbagai pemberitaan olahraga, terutama sepak bola Inggris.
Tak sedikit yang mengira Boxing Day berkaitan dengan olahraga tinju karena kata boxing. Padahal, anggapan tersebut keliru.
Secara historis, Boxing Day adalah hari libur nasional di Inggris yang jatuh setiap 26 Desember, sehari setelah Natal.
Istilah boxing dalam konteks ini dulunya merujuk pada kotak hadiah (box) yang diberikan kepada pekerja, pelayan, dan kaum miskin pada era Inggris klasik.
Tradisi tersebut berakar dari kebiasaan gereja dan bangsawan Inggris pada abad ke-17 hingga ke-19. Kotak-kotak berisi uang atau barang kebutuhan dibagikan sebagai bentuk amal dan apresiasi setelah perayaan Natal. Dari sinilah istilah Boxing Day lahir dan bertahan hingga sekarang.
Keterkaitan Boxing Day dengan sepak bola di Inggris memang sangat kuat. Ketika sebagian besar liga di Eropa memilih jeda kompetisi, sepak bola Inggris justru tetap bergulir.
Di saat masyarakat menikmati libur kerja dan menghabiskan waktu bersama keluarga, pertandingan tetap digelar dan stadion dipenuhi penonton.
Tradisi inilah yang kemudian membentuk identitas khas sepak bola Inggris, menjadikan Boxing Day sebagai momen spesial dalam kalender kompetisi.
Pertandingan digelar hampir sepanjang hari, dari siang hingga malam, dan selalu menyedot perhatian dunia, termasuk penggemar di Indonesia yang rela begadang.
(Affrendi Kurniawan)
Editor : Iwa Ikhwanudin