RADAR MALIBORO - Pertandingan antara SS Lazio dan US Sassuolo di Stadion Olimpico, Roma, pada Selasa (10/3/2026) dini hari WIB, diprediksi menjadi salah satu laga menarik di papan tengah Serie A musim ini.
Kedua tim datang dengan kondisi berbeda.
Lazio berusaha keluar dari tren negatif, sementara Sassuolo justru sedang menikmati performa yang cukup stabil.
Lazio memasuki pertandingan ini dengan tekanan besar setelah gagal meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir.
Bermain di kandang sendiri menjadi kesempatan bagi tim ibu kota Italia tersebut untuk kembali ke jalur kemenangan.
Dukungan publik di Olimpico juga diyakini dapat memberi tambahan motivasi bagi skuad Biancocelesti dalam menghadapi lawan yang sedang percaya diri.
Namun, kondisi tim tuan rumah tidak sepenuhnya ideal.
Lazio harus menghadapi pertandingan tanpa beberapa pemain penting yang masih berkutat dengan cedera, sementara posisi penjaga gawang utama juga menjadi perhatian setelah absennya kiper Ivan Provedel.
Situasi ini membuat pelatih harus memutar strategi untuk menjaga keseimbangan tim.
Di sisi lain, Sassuolo datang dengan modal performa yang cukup positif.
Tim berjuluk Neroverdi bahkan mencatat beberapa kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di liga, membuat mereka berada sedikit lebih unggul dari Lazio di klasemen sementara.
Kondisi ini membuat duel di Olimpico diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim memiliki kualitas yang relatif seimbang.
Pertandingan ini juga menjadi sorotan bagi penggemar sepak bola Indonesia karena kehadiran bek tim nasional Indonesia, Jay Idzes, yang memperkuat Sassuolo.
Pemain berusia 25 tahun itu merupakan salah satu pilar penting di lini belakang klub Italia tersebut.
Lahir di Belanda, Idzes memilih membela timnas Indonesia sejak 2024 dan kini bermain sebagai bek tengah di Serie A.
Dalam pertemuan sebelumnya antara kedua tim, Sassuolo berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Lazio.
Penampilan solid lini pertahanan saat itu menjadi kunci kemenangan, termasuk kontribusi Idzes yang tampil penuh sepanjang laga.
Usai kemenangan tersebut, Idzes sempat mengekspresikan rasa puasnya terhadap performa tim.
Ia menilai kerja keras seluruh pemain menjadi faktor penting dalam menjaga pertahanan tim tetap solid.
“Kami bekerja sangat keras sebagai tim,” ujar Idzes setelah laga tersebut.
Melihat kondisi kedua tim, banyak analis memprediksi laga di Olimpico akan berjalan ketat.
Lazio memiliki keuntungan bermain di kandang, tetapi Sassuolo datang dengan momentum positif dan kepercayaan diri tinggi.
Dengan posisi klasemen yang tidak terpaut jauh, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin.
Bagi Lazio, kemenangan bisa menjadi momentum untuk mengakhiri periode sulit mereka.
Sementara bagi Sassuolo dan Jay Idzes, laga ini menjadi kesempatan untuk kembali menunjukkan bahwa mereka mampu menantang tim-tim besar di Serie A. (Lintang Perdana Shynatrya)
Editor : Meitika Candra Lantiva