RADAR MALIOBORO - Los Angeles Lakers berhasil mengamankan kemenangan 137 - 130 atas Indiana Pacers dalam laga yang berlangsung panas di Indianapolis, Kamis (26/3/2026).
Meski sempat terlihat akan menang nyaman, Lakers harus bekerja ekstra keras meredam kebangkitan tuan rumah di kuarter akhir.
Sejak awal pertandingan, Lakers langsung tampil agresif.
Mereka membuka jarak lewat kuarter pertama yang eksplosif dengan 45 poin, sekaligus menegaskan kontrol permainan sejak menit awal.
Luka Doncic menjadi pusat permainan, tajam dalam mencetak angka sekaligus efektif dalam mengatur ritme serangan.
Pemain asal Slovenia itu menutup laga dengan 43 poin, menjadi faktor utama di balik dominasi Lakers sepanjang pertandingan.
Pacers Bangkit, Tapi Terlambat
Memasuki kuarter keempat, Pacers menunjukkan perlawanan sengit. Mereka mencetak 45 poin di periode terakhir.
Lonjakan signifikan yang sempat membuat pertandingan kembali terbuka.
Dipimpin Pascal Siakam yang mencetak 20 poin, serta distribusi bola impresif dari Andrew Nembhard dengan 19 assist, Pacers mencoba memangkas jarak yang sempat melebar jauh.
Namun, kebangkitan itu datang sedikit terlambat. Lakers yang sudah unggul sejak awal mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.
Secara statistik, Lakers juga tampil efisien dengan 56 persen akurasi tembakan, menunjukkan kualitas penyelesaian akhir yang tinggi.
Meski Pacers juga mencatatkan persentase tembakan serupa, perbedaan utama terlihat pada kontrol permainan dan minimnya momen kehilangan fokus dari Lakers.
Laga ini menjadi gambaran kontras dua tim, Lakers yang solid dan terorganisir sejak awal, serta Pacers yang baru menemukan ritme di saat waktu hampir habis.
Bagi Lakers, kemenangan ini semakin menegaskan kekuatan mereka sebagai tim papan atas.
Sementara bagi Pacers, performa di kuarter keempat bisa menjadi sinyal positif, meski mereka tetap harus belajar menjaga konsistensi sejak awal pertandingan. (Lintang Perdana)
Editor : Meitika Candra Lantiva