MEISHAN, CHINA – Kabar gembira bagi olahraga Indonesia! Atlet panjat tebing asal Buleleng, Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi, berhasil meraih medali emas nomor speed putri pada World Climbing Asia Championship 2026 di Meishan, China.
Ini menjadi gelar juara Asia pertama dalam kariernya yang gemilang.
Desak Made, yang dikenal sebagai salah satu speed climber tercepat dunia, tampil luar biasa sepanjang kompetisi.
Di babak semifinal, ia lebih dulu memecahkan rekor Asia dengan catatan waktu 6,15 detik.
Tak berhenti di situ, di final ia menajamkan rekor tersebut menjadi 6,07 detik setelah mengalahkan rival kuat tuan rumah, Zhou Yafei.
Prestasi ini sekaligus memastikan tiket lolos Desak Made ke Asian Games 2026.
Atlet berusia 25 tahun ini kembali membuktikan dominasinya di nomor speed, disiplin yang telah membawa Indonesia meraih banyak prestasi internasional.
Video kompetisi yang beredar menunjukkan kecepatan luar biasa Desak Made saat mendaki dinding buatan.
Penonton terlihat antusias, dengan sorak-sorai meriah saat bendera Merah Putih berkibar di podium tertinggi.
Pelatih kepala tim speed climbing nasional, Galar Pandu Asmoro (42 tahun), juga ikut merayakan kesuksesan ini sebagai gelar major pertamanya sebagai head coach.
Desak Made Rita Kusuma Dewi bukan atlet sembarangan.
Ia pernah meraih emas Asian Games 2023 di Hangzhou dan punya rekam jejak gemilang di berbagai World Cup serta World Games.
Prestasinya kali ini semakin mengukuhkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di cabang panjat tebing Asia, khususnya nomor speed.
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tentu bangga dengan capaian ini. Prestasi Desak Made diharapkan menjadi inspirasi bagi atlet muda Indonesia untuk terus berlatih keras dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
(Sumber: World Climbing, utas @ainurohman di X)
Editor : Iwa Ikhwanudin