JOGJA - Kerinduan suporter PSIM Jogja untuk bisa mendukung tim kebanggaannya berlaga di Stadion Mandala Krida nampaknya akan segera terwujud.
Sebab Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja telah memberikan lampu hijau terkait komitmen pengadaan fasilitas lampu di stadion kebanggaan masyarakat Kota Jogja itu.
Komitmen dari Pemkot Jogja dan DPRD Kota itu itu mencuat secara terbuka di sela-sela agenda Musyawarah Daerah (Musda) Brajamusti.
Di hadapan ribuan pasang mata Brajamusti Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo langsung menjanjikan lampu stadion kepada para suporter.
Baca Juga: Kaldu Bubuk Royco Buat Masakan Lebih Sedap
"Sebetulnya pemerintah kota secara finansial tidak ada masalah untuk anggaran membeli lampu," tegasnya saat sambutan di Ruang Bima Balaikota Jogja, Minggu (14/6).
Meski secara finansial sudah siap, akan tetapi Hasto tetap menggarisbawahi adanya beberapa persyaratan administratif dan legalitas yang harus tuntas terlebih dahulu sebelum fisik lampu dipasang.
"Tinggal persyaratan untuk bisa meletakkan atau membangun lampu itu yang kami harapkan ada," lontarnya.
Sementara, Ketua DPRD Kota Jogja FX. Wisnu Sabdono Putro menyatakan bahwa seluruh fraksi di DPRD Kota Jogja siap bersinergi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota demi meloloskan anggaran perlampuan tersebut.
Akan tetapi, pihaknya tetap mengingatkan ada tahapan krusial yang wajib dilalui. Mengingat Stadion Mandala Krida sempat tersangkut persoalan hukum di masa lalu.
Baca Juga: Rekomendasi Kedai Mi Ayam di Samirono, Solusi Makan Enak dan Porsi Melimpah
Maka dari itu, saat ini, lanjut Wisnu, pihak DPRD Kota Jogja harus memastikan terlebih dahulu seluruh proses administrasi, termasuk koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pengecekan lapangan awal atau Mutual Check Nol (MC-0) klir tanpa celah hukum.
"Prinsipnya kami di DPRD, khususnya untuk kemajuan PSIM, kami siap mendukung untuk menganggarkan urusan perlampuan ini. Oh, jane urusan duit ra masalah itu kok, ada anggarannya," bebernya.
Ketika disinggung mengenai kepastian waktu penyerapan anggaran, Wisnu menyebut celah terdekat ada pada sela-sela pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).
"Kalau memang (urusan hukum dan izin) itu sudah selesai, baru nanti kami akan anggarkan secepatnya. Kalau memang perlu, nanti kan di bulan Juli-Agustus ini Perubahan. Nanti kalau perlu kita anggarkan, ya kita anggarkan. Lebih cepat lebih baik," lontarnya.
Baca Juga: Berburu Kuliner Malam di Barat Stadion Maguwoharjo, Bakmi Gebang Mas Bangkit Jadi Pilihan
Di sisi lain, Presiden Brajamusti Muslich Burhanudin mengatakan jika permohonan untuk menyalakan kembali lampu Mandala Krida bukan sekadar urusan teknis pertandingan sepak bola saja. Sebab, baginya, lampu tersebut adalah simbol marwah dan harapan baru bagi sepak bola Jogja.
"Sebuah harapan sederhana dari kami, Brajamusti, untuk menyalakan lampu-lampu di rumah kami, Mandala Krida. Tempat yang telah melahirkan begitu banyak kenangan. Ketika lampu itu menyala, itu bukan hanya cahaya yang menerangi stadion, tapi cahaya harapan yang menerangi seluruh warga Jogja," tandasnya. (ayu).
Editor : Bahana.