SLEMAN – Kabar menggembirakan sekaligus menuntut kesabaran datang dari markas Laskar Sembada. Gelandang anyar PSS Sleman, Hanif Sjahbandi, telah menyelesaikan rangkaian pemulihan cedera di Jakarta dan resmi kembali bergabung dengan aktivitas tim. Namun, mantan pemain Persija Jakarta itu mengaku kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih. Para Sleman Fans masih harus menunggu sebentar lagi untuk menyaksikan aksi impresifnya di lapangan hijau.
Meski belum berada di level kebugaran maksimal, proses adaptasi Hanif bersama skuad Super Elang Jawa berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Komunikasi dan kerja sama dengan jajaran pelatih serta official terjalin sangat positif. Atmosfer di dalam tim dirasakan mendukung penuh langkah pemulihannya.
“Alhamdulillah semuanya berjalan baik. Official dan seluruh anggota tim bisa bekerja sama dengan baik. Semoga ini menjadi bekal berharga menjelang kompetisi,” ujar Hanif saat ditemui di Sleman, Jumat (7/8).
Gelandang berusia 29 tahun itu menekankan bahwa dirinya masih harus melewati beberapa tahapan rehabilitasi sebelum benar-benar siap turun tempur. Fokus utamanya saat ini jelas: mempercepat proses pemulihan agar bisa segera memberikan kontribusi nyata. Targetnya sederhana namun tegas, membantu PSS Sleman meraih hasil yang lebih baik dibanding musim sebelumnya.
“Saya masih dalam proses menuju kondisi pulih total. Insya Allah, target saya bisa membantu PSS Sleman menjadi lebih baik lagi,” lontarnya dengan penuh keyakinan.
Ketika ditanya mengenai kesiapan menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027 yang sebentar lagi bergulir, Hanif memberikan sinyal positif. Ia optimis bisa segera kembali berlaga, meski tetap mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik agar cedera tidak kambuh.
“Insya Allah sudah bisa. Harapannya tentu kami bisa melangkah lebih jauh dan menggapai apa yang dicita-citakan tim musim ini,” katanya.
Kehadiran Hanif Sjahbandi di lini tengah PSS Sleman memang dinantikan banyak pihak. Pengalaman dan kualitasnya diharapkan mampu memperkuat struktur permainan Laskar Sembada di musim baru. Namun, manajemen dan staf pelatih tampak berhati-hati. Mereka tidak ingin memaksakan pemain yang baru saja menyelesaikan program pemulihan. Proses bertahap dipilih demi memastikan Hanif kembali dalam kondisi terbaik, bukan sekadar hadir di lapangan.
Bagi para pendukung PSS Sleman, kesabaran menjadi kunci. Aksi-aksi mengesankan dari gelandang ini mungkin belum bisa dinikmati dalam waktu dekat, tetapi komitmen Hanif untuk segera pulih justru memberi harapan baru. Ia tidak hanya ingin kembali bermain, melainkan berkontribusi maksimal agar klub mencapai target yang lebih tinggi.
Momen ini menjadi gambaran jelas bahwa musim 2026/2027 masih dalam tahap pembentukan. Skuad terus disiapkan, adaptasi pemain baru berjalan, dan proses pemulihan cedera diprioritaskan. Hanif Sjahbandi menjadi salah satu wajah penting di tengah proses tersebut. Dengan dukungan penuh dari klub dan fans, pemulihannya diharapkan berjalan optimal.
Sleman Fans kini hanya bisa menunggu. Ketika nanti Hanif benar-benar siap 100 persen, Maguwoharjo International Stadium dipastikan akan menyambutnya dengan antusiasme tinggi. Saat itu tiba, aksi impresif yang dinantikan pun bisa segera terwujud di kompetisi Super League. (ayu)
Editor : Iwa Ikhwanudin