PSS Sleman Resmi Luncurkan Tim Super League 2026/2027, Usung Semangat Baru dan Harapan Tak Berujung dari Maguwoharjo

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 10:14 WIB
Sesi launching skuad, jajaran kepelatihan, hingga sponsor PSS Sleman yang berlangsung di Maguwoharjo International Stadium (MagIS). (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Sesi launching skuad, jajaran kepelatihan, hingga sponsor PSS Sleman yang berlangsung di Maguwoharjo International Stadium (MagIS). (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 SLEMAN – PSS Sleman menandai dimulainya perjalanan menuju BRI Super League 2026/2027 dengan cara yang berbeda. Bukan sekadar memperkenalkan pemain dan pelatih, Super Elang Jawa menghadirkan sebuah perayaan yang sarat makna di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sleman, Sabtu (8/8/2026) sore.

Suasana peluncuran tim terasa lebih hangat berkat perpaduan sepak bola, alunan musik orkestra, hingga keterlibatan para pemain akademi. Seluruh rangkaian acara menjadi simbol bahwa PSS tidak hanya sedang menyambut musim baru, tetapi juga sedang menanam harapan untuk masa depan klub.

Acara kemudian ditutup dengan laga uji coba menghadapi Kendal Tornado FC sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2026/2027.

Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti, menjelaskan bahwa peluncuran tim tahun ini mengusung tema "Fifty For Infinity". Tema tersebut merupakan kelanjutan dari peringatan 50 tahun PSS Sleman dan menjadi simbol bahwa perjalanan klub akan terus berlanjut tanpa batas.

Baca Juga: Dilema Sekolah Rakyat di Tengah Menyusutnya Anak Usia Sekolah: Solusi Tepat Sasaran atau Pemborosan Anggaran?

Menurut Vita, semangat keberlanjutan itu sengaja diwujudkan melalui kehadiran para pemain akademi yang ikut memeriahkan launching tim. Mereka menjadi representasi regenerasi yang ingin terus dijaga oleh klub.

"Semangat yang kami bawa adalah meneruskan momentum 50 tahun PSS. Perjalanan ini tidak berhenti di satu titik, tetapi terus berlanjut," ujarnya.

Tak hanya itu, PSS juga mengangkat filosofi bunga matahari sebagai identitas visual dalam acara peluncuran. Bunga tersebut dipilih untuk melambangkan harapan baru sekaligus optimisme menyongsong musim kompetisi yang segera dimulai.

"Kami ingin menyambut hari baru dan musim baru dengan semangat baru. Karena itu kami memilih bunga matahari sebagai simbol harapan," katanya.

Baca Juga: RSA UGM Nonaktifkan Perawat DPA yang Ikut Mencibir Pasien BPJS di Media Sosial, Sanksi Masih Dibahas

Peluncuran tim kali ini juga menjadi panggung bagi seluruh elemen klub. Selain memperkenalkan jajaran pemain dan staf pelatih, PSS turut mengenalkan jersey resmi yang akan dikenakan sepanjang musim.

Warna hijau tetap dipertahankan sebagai identitas utama Super Elang Jawa. Menariknya, pengembangan desain jersey dilakukan oleh tim internal klub melalui merek apparel milik sendiri, Scorelab.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PSS untuk memaksimalkan potensi sumber daya yang dimiliki.

Selain memperkenalkan identitas baru di lapangan, PSS juga mengumumkan sejumlah mitra strategis yang akan mendukung perjalanan tim. Salah satunya adalah Hara Chicken sebagai bentuk kolaborasi dengan pelaku usaha lokal. Sementara itu, Jogja International Hospital (JIH) resmi bergabung sebagai mitra medis klub.

Baca Juga: Hanif Sjahbandi Masih Belum 100 Persen, Fans PSS Sleman Diminta Sabar Tunggu Aksi Impresif Gelandang Anyar

Vita menegaskan, keterlibatan UMKM dan perusahaan lokal merupakan komitmen PSS agar keberadaan klub semakin dekat dengan masyarakat.

"PSS ingin tumbuh bersama daerah. Karena itu kami membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha lokal sehingga klub tidak dipandang sebagai entitas yang eksklusif," ungkapnya.

Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, mengaku terkesan dengan konsep peluncuran tim yang menurutnya menghadirkan suasana berbeda dibandingkan acara serupa di klub lain.

Pelatih asal Belanda tersebut mengaku menikmati perpaduan antara sepak bola dan pertunjukan musik klasik yang mengiringi perkenalan para pemain.

Baca Juga: PSS Sleman Siap Guncang Maguwoharjo: Skuad Super League 2026/2027 Diluncurkan Lewat Uji Coba Seru Lawan Kendal Tornado

"Saya sangat menikmati acaranya. Memperkenalkan pemain baru selalu menjadi momen yang menyenangkan, apalagi dikemas dengan musik klasik yang luar biasa," katanya.

Huistra juga memberikan perhatian khusus kepada para pemain akademi yang dilibatkan dalam acara tersebut. Menurutnya, mereka adalah fondasi penting bagi masa depan PSS Sleman.

Ia berharap suatu saat nanti sebagian dari pemain muda tersebut mampu menembus tim utama dan menjadi kebanggaan Sleman. Bagi yang tidak menjadi pesepak bola profesional, Huistra berharap mereka tetap tumbuh sebagai pendukung setia Super Elang Jawa.

"Klub sepak bola yang kuat adalah klub yang mampu menyatukan semua generasi. Anak-anak hari ini bisa menjadi pemain, suporter, atau bagian dari keluarga besar PSS di masa depan," tuturnya.

Baca Juga: Hakim PN Sleman Dilaporkan ke Komisi Yudisial, Aktivis Sebut Ada Kejanggalan di Sidang Praperadilan Kasus Hibah Pariwisata

Di sisi persiapan tim, Huistra mengungkapkan skuad PSS masih terus membangun kekompakan dan kondisi fisik. Setelah menjalani latihan selama sekitar tiga pekan, tim masih memiliki waktu sekitar empat pekan lagi untuk mematangkan performa sebelum kompetisi resmi bergulir.

Peluncuran tim ini menjadi penanda bahwa PSS Sleman siap membuka lembaran baru. Dengan semangat regenerasi, kolaborasi bersama masyarakat, serta optimisme menghadapi musim 2026/2027, Super Elang Jawa berharap mampu kembali menghadirkan kebanggaan bagi para pendukungnya. (iza) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Super League 2026/2027 Launching PSS Sleman Sepak Bola Sleman pss sleman Maguwoharjo International Stadium