Diikuti 135 Peserta, Cerita Anak-Anak Taklukkan Rasa Takut di Kompetisi Renang Fun Swimming

Nanang Febriyanto • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:16 WIB
Kejuaraan renang
Kejuaraan renang

 

 

SLEMAN - Sorak-sorai keluarga berbaur dengan kecipak air tampak dari tepi kolam renang Ramada by Wyndham Yogyakarta Sabtu (29/8/2026) pagi. 

 

Mengusung tema Swim, Fun & Grow Together!, gelaran Fun Swimming sengaja dirancang guna merombak persepsi lomba konvensional menjadi panggung eksplorasi inklusif, ramah, dan menyenangkan bagi anak-anak.

 

Sebanyak 135 perenang cilik tampak memadati arena perlombaan. Antusiasme peserta tak hanya datang dari kawasan Sleman dan penjuru wilayah Yogyakarta saja, tetapi juga menjangkau berbagai daerah di Jawa Tengah. Mulai dari Purworejo hingga Karanganyar.

Baca Juga: Detik-Detik Warga Nepal Menyelamatkan Diri dari Terjangan Banjir Bandang

Kompetisi ini dibagi ke dalam empat kelompok umur (KU), yakni KU 4–6 tahun, KU 7–9 tahun, KU 10–12 tahun, hingga KU 13–15 tahun. Untuk mengakomodasi tingkat keterampilan yang beragam, nomor tanding dibuka meliputi Papan Dada, Papan Bebas, Gaya Dada, dan Gaya Bebas.

 

Bagi Hiro Ahmar Faatih Al Kiram (7), peserta asal Sleman, ajang ini menjadi momen bersejarah saat ia memberanikan diri berdiri di balok start di hadapan ratusan pasang mata. Raut gugupnya seketika berganti tawa lepas begitu tangannya menyentuh dinding finis.

 

"Seru! deg-degan," celoteh singkat Hiro.

Baca Juga: Perkuat Jejaring, UMY dan Australian Catholic University Garap Riset dan Inovasi Bisnis

Sang ibu, Dian Sartika, mengungkapkan dirinya sengaja mendaftarkan sang buah hati bukan untuk mengejar juara, melainkan memberi ruang pembuktian mental.

 

"Ini pengalaman pertama. Niatnya murni ingin melatih keberanian anak tampil di depan umum. Soal menang atau juara itu urusan kesekian, yang penting dia berani mencoba dan tidak takut gagal," tuturnya.

 

Pandangan senada diutarakan oleh Alan, orang tua dari Sabiya Miratussani Galin (8), peserta asal Maguwoharjo, Sleman. Baginya, atmosfer perlombaan yang santai dan suportif menjadi media ampuh memupuk karakter anak sejak dini.

Baca Juga: Host Live Toko Online Viral Tuai Kecaman Usai Singgung Berat Badan Pembeli

"Alasan utama saya mengikutsertakan Sabiya adalah agar anak lebih percaya diri. Terpenting anak punya pengalaman baru, belajar menghargai proses, dan menikmati olahraganya tanpa beban," jelas Alan.

 

Ketua Pelaksana Fun Swimming dari Yellow Swim Muhammad Nuryogatama menegaskan ruang kompetisi usia dini sudah semestinya dijauhkan dari beban tekanan yang kaku.

 

"Kami ingin merombak persepsi lomba. Melalui konsep fun, anak-anak dari kalangan pemula dapat merasa nyaman untuk berbaur, berani unjuk kemampuan, dan pulang dengan rasa bangga atas usaha mereka sendiri," katanya.

 

Melalui pendekatan rekreatif ini, ajang Fun Swimming membuktikan bahwa kompetisi olahraga anak sejatinya bukan sekadar kalkulasi catatan waktu tercepat di papan skor, melainkan tentang keberanian melompat, menikmati proses, dan tumbuh bersama rasa percaya diri.

Editor : Heru Pratomo
Ramada by Wyndham Yogyakarta fun swimming Swim Fun & Grow Together! renang