Gen Z Ganti Gaya Nongkrong, Padel Jadi Olahraga Favorit Pagi dan Malam

Della Hardi Puspita • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 12:04 WIB
Olahraga padel menjadi tren baru di kalangan Gen Z sebagai pilihan olahraga pagi dan alternatif nongkrong sehat di malam minggu. (Ilustrasi AI)
Olahraga padel menjadi tren baru di kalangan Gen Z sebagai pilihan olahraga pagi dan alternatif nongkrong sehat di malam minggu. (Ilustrasi AI)

 RADAR MALIOBORO – Tren olahraga di kalangan anak muda Jogja mulai bergeser. Jika dulu jogging dan gym jadi pilihan utama, kini padel menjelma sebagai aktivitas favorit baru. Lapangan padel di sejumlah titik kota selalu ramai, baik pagi hari maupun malam hari.

Olahraga yang memadukan tenis dan squash ini menjadi pilihan Gen Z untuk mengisi waktu luang di akhir pekan. Padel dinilai tidak hanya menyehatkan, tapi juga asyik untuk nongkrong dan memperluas relasi.

Fenomena ini mudah ditemui setiap akhir pekan. Pada Sabtu dan Minggu pagi, lapangan padel dipadati mahasiswa dan pekerja muda yang memanfaatkan waktu libur untuk berkeringat sebelum memulai aktivitas. Suasananya santai, tidak terlalu kompetitif, namun tetap memacu adrenalin.

Baca Juga: Pungli di Alkid Jogja: Pedagang Bolosego Mengaku Diminta Rp1 Juta Parkir Harian Plus Jatah Makan

Berbeda lagi saat malam minggu tiba. Jika biasanya malam minggu identik dengan nongkrong di kafe, kini banyak anak muda memilih menghabiskan malam dengan bermain padel. Olahraga malam menjadi alternatif nongkrong yang lebih sehat dan produktif. Setelah bermain, mereka biasanya melanjutkan dengan makan bersama di sekitar area lapangan.

Menariknya, peminat padel tidak hanya datang dari Gen Z. Mulai dari mahasiswa, pekerja kantoran, hingga orang tua yang masih stylish dan gaul ikut meramaikan. Padel dianggap sebagai olahraga yang inklusif, mudah dipelajari, dan tidak membutuhkan teknik rumit seperti tenis. Cukup dengan raket padel dan bola, siapa pun bisa langsung bermain.

Selain soal gaya hidup, manfaat kesehatan dari padel juga sangat besar. Permainan ini melatih hampir seluruh otot tubuh, mulai dari kaki, lengan, hingga core. Gerakan lari, memukul, dan refleks cepat mampu meningkatkan kebugaran jantung, kelincahan, dan koordinasi tubuh.

Baca Juga: Baru 10 Tahun, Fara Shakila Bikin Haru Lewat Peran Rere di Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?

Tidak hanya fisik, padel juga baik untuk kesehatan mental. Interaksi sosial selama bermain dalam format ganda (dua lawan dua) membuat pemain lebih rileks, mengurangi stres, dan meningkatkan hormon bahagia.

Menurut dr. Andi Kurniawan Sp.KO, olahraga padel termasuk dalam kategori cardio interval yang efektif membakar kalori hingga 400-600 kalori per jam sekaligus melatih fokus dan strategi.

Dengan konsep sportainment, padel bukan sekadar olahraga, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup baru masyarakat urban yang ingin sehat sambil tetap eksis.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Padel Favourite Gen Z Digemari olahraga