RADAR MALIOBORO - Kepala Staf Angkatan Udara Korea Selatan, Jenderal Angkatan Udara Lee Young-su, melaksanakan uji terbang pertama untuk jet tempur siluman generasi ke-4.5 KF-21 Boramae varian dua kursi pada 19 Februari 2025.
Uji terbang ini merupakan langkah penting dalam pengembangan pesawat tempur canggih yang dikembangkan oleh Korea Aerospace Industries (KAI).
Menurut pejabat militer Korea Selatan, Angkatan Udara negara tersebut dijadwalkan menerima batch pertama KF-21 Boramae pada tahun 2026.
Kehadiran jet tempur ini diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas pertahanan udara Korea Selatan dalam menghadapi berbagai ancaman regional.
Dalam uji terbang yang dilakukan pada hari Rabu, 19 Februari 2025, Jenderal Lee Young-su menerbangkan jet tempur KF-21 Boramae dari sebuah pangkalan udara di Kota Sacheon.
Selama penerbangan tersebut, pesawat mencapai kecepatan 1.000 kilometer per jam atau 0,81 mach pada ketinggian 4.500 meter di atas perairan lepas pantai selatan Korea Selatan.
KF-21 Boramae merupakan pesawat tempur siluman generasi ke-4.5 yang dikembangkan untuk memperkuat kekuatan udara Korea Selatan.
Pesawat ini dirancang dengan teknologi canggih yang memungkinkan kemampuan manuver tinggi serta daya serang yang lebih baik dibandingkan pendahulunya.
Dengan kehadiran KF-21, Korea Selatan semakin mendekati kemandirian dalam pengembangan industri pertahanan udara.
KAI KF-21 Boramae (sebelumnya dikenal dengan KF-X) adalah program pengembangan pesawat tempur Korea Selatan, bermitra dengan Indonesia, untuk menghasilkan pesawat tempur multiperan tingkat lanjut bagi Angkatan Udara Republik Korea dan Angkatan Udara Republik Indonesia.
Kemitraan ini menunjukkan kolaborasi strategis antara kedua negara dalam memperkuat sektor pertahanan dan teknologi kedirgantaraan.
Keberhasilan uji terbang pertama ini menandai pencapaian penting dalam program pengembangan KF-21 Boramae.
Uji coba dan pengembangan lebih lanjut akan terus dilakukan hingga pesawat ini siap beroperasi penuh pada tahun 2026. (Samil Ngirfan Al Makki)
Editor : Meitika Candra Lantiva