Perusahaan yang menaungi TikTok, ByteDance prioritaskan pengembangan kecerdasan buata generatif atau GenAI.
Melansir dari Gamebrott, ByteDance saat ini dikabarkan tengah memprioritaskan dan galakkan perkembangan kecerdasan buatan generatif.
Alasannya satu, yaitu mengejar ketertinggalannya di sektor kecerdasan buatan yang tengah digandrungi bermacam kalangan.
Hal ini diaminkan oleh chairman ByteDance, Zhang Yiming yang dikabarkan tengah gencarkan pengembangan AI pada platform tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa alasan terkuat yang mendasarinya untuk gencarkan AI ini salah satunya adalah mengejar chatbot sekelas ChatGPT.
Perusahaan tersebut bahkan membuka 300 lowongan pekerjaan yang berhubungan dengan Generative AI.
Zhang menyebut perekrutan talenta AI, optimalisasi struktur organisasi, dan meningkatkan penelitian fundamental adalah faktor terpenting untuk memenangkan kompetisi di dunia penuh AI.
Digempurnya ByteDance dengan kehadiran Sora AI yang meluncur pada pertengahan bulan Februari silam, tampaknya semakin memacu chairman ByteDance untuk menghadirkan yang terbaik.
Kemampuan teks ke video yang kualitasnya benar – benar tidak usah diragukan hasilnya, terbukti memacu ByteDance prioritaskan pengembangan AI, alih – alih meningkatkan fitur yang ada saat ini.
Zhang tidak mau kehilangan momentum untuk mengalahkan pendatang baru tersebut, dengan mempersiapkan siasat untuk kalahkannya.
Namun, fakta bahwa ByteDance cukup terlambat dalam pengembangan kecerdasan buatan tidak dapat dipungkiri.
Kita tunggu saja kabar selanjutnya dari ByteDance mengenai AI yang akan mereka luncurkan.
Editor : Bahana.