RADAR MALIOBORO - Dunia dewasa ini mengalami perkembangan yang pesat di bidang teknologi.
Di era digitalisasi teknologi menjadi kebutuhan wajib, sebagai asisten yang membantu mempermudah aktivitasnya pada segala aspek kehidupan.
Perkembangan teknologi yang masif terjadi ini merambah pada setiap bidang kehidupan manusia seperti medis, pendidikan, industri, bisnis dan lain sebagainya.
Hadirnya teknologi sebagai bagian penting pada kehidupan manusia menjadikan pengembangan terhadap teknologi agar semakin canggih dan efisien untuk membantu manusia dalam berbagai aktivitasnya semakin gencar untuk dikembangkan.
Salah satu produk teknologi yang saat ini berkembang dengan pesat dan populer digunakan adalah AI (Artificial Intelligence), produk yang sudah seperti bagian yang tak terpisahkan dari setiap aspek kehidupan manusia dewasa ini.
AI merupakan kecerdasan buatan yang mensimulasikan kecerdasan manusia oleh mesin, khususnya pada sistem komputer.
Kecanggihan AI yang melibatkan keahlian pemrosesan bahasa alami, pengenalan suara, dan analisis visual dalam implementasinya ini merujuk pada kemampuan komputer dalam meniru kecerdasan manusia untuk memungkinkannya dalam melakukan tugasnya.
Kecanggihan AI sebagai salah produk teknologi yang berkembang saat ini, digadang-gadang menjadi teknologi revolusioner di masa depan.
Pada berbagai sektor, AI atau kecerdasan buatan telah digunakan demi meningkatkan produktivitas dan efisiensi dari pekerjaan manusia.
Dalam dunia pendidikan AI digunakan untuk meningkatkan kontrol terhadap perkembangan pembelajaran dan membantu dalam menyelesaikan berbagai tugas.
Selain itu, dalam dunia yang semakin kompetitif ini menuntut agar manusia semakin berkembang, sehingga penggunaan AI dalam dunia pendidikan dinilai mampu untuk mendampingi pelajar dalam mengeluarkan potensi mereka secara maksimal.
Hal serupa juga bagi sektor industri dan bisnis yang mana penggunaan AI mendorong tingkat produktivitas yang tinggi dengan waktu yang singkat serta AI yang memungkinkan memberikan hasil yang konsisten dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.
Penggunaan AI pada dunia kerja meningkatkan keefektifan dan efisiensi yang lebih dari manusia.
Sehingga, perusahaan-perusahaan terkemuka seperti Microsoft, Google, Meta, Open AI dan berbagai perusahaan lainnya berkompetisi untuk mengembangkan AI agar dapat membantu meningkatkan keefektifan dan efisiensi dari pekerjaan mereka.
Namun, dengan AI yang semakin berkembang pesat demi meningkatkan efektifitas dalam dunia kerja, apa yang akan terjadi di masa depan?
Elon Musk CEO Tesla dan platform X pada acara Tesla Investor’s Day mengatakan bahwa AI lebih berbahaya daripada nuklir.
Elon pada acara tersebut mengungkapkan kekhawatirannya akan perkembangan AI ini, ia menyebutkan bahwa kehadiran AI memicu pengangguran yang semakin tinggi.
Hal itu selaras dengan peristiwa yang baru-baru ini terjadi yaitu perusahaan Google memberhentikan 12.000 karyawannya demi mengembangkan AI.
Dampak yang dihasilkan dari kehadiran AI ini akan lebih membuat tercengang oleh karena menurut riset terbaru dari forum ekonomi dunia memprediksi bahwa akan ada sebanyak 14 juta tenaga kerja global yang akan menganggur hingga tahun 2027.
AI sebagai teknologi revolusioner dalam dunia kerja pada perkembangannya membawa dampak yang cukup signifikan, khususnya bagi peningkatan keefektifan dan efisiensi dari pekerjaan.
Namun, dengan hadirnya AI berpengaruh terhadap tingkat pengangguran yang tinggi juga oleh karena setiap pekerjaan diambil alih oleh AI. (Sergio Jubilleum Asqueli)
Editor : Meitika Candra Lantiva