Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Gemini Tembus Daftar Aplikasi Edit Gambar Paling Populer di 2025

Bahana. • Rabu, 17 September 2025 | 22:34 WIB
Google hentikan fitur pembuat gambar Gemini AI akibat tidak akurat dalam menghasilkan gambar.   
Google hentikan fitur pembuat gambar Gemini AI akibat tidak akurat dalam menghasilkan gambar.  

RADAR MALIOBORO - Google Gemini berhasil menduduki posisi puncak sebagai aplikasi gratis terpopuler di Apple App Store di Amerika Serikat pasca peluncuran fitur pengeditan gambar barunya, Nano Banana.

Dalam kurun waktu sejak 26 Agustus hingga awal September 2025, Gemini mencatat sekitar 23 juta pengguna baru.

Fitur Nano Banana memungkinkan pengguna untuk menghasilkan atau mengedit gambar dengan gaya yang sangat kreatif seperti figur miniatur 3D, gaya vintage, atau efek polaroid hanya dengan prompt teks. Efek ini segera viral di media sosial.

Statistik penggunaan sangat impresif lebih dari 500 juta gambar telah diedit atau dibuat melalui fitur ini dalam beberapa minggu pertama sejak peluncurannya.

Untuk pengguna gratis, Gemini menyediakan kapasitas hingga 100 pengeditan/gambar baru per hari.

Sedangkan pelanggan berbayar (Pro/Ultra) mendapat kapasitas lebih besar, yakni hingga 1.000 gambar setiap hari.

Di banyak negara termasuk Indonesia tren editan foto melalui Gemini menjadi sangat populer.

Warganet sering membagikan hasil edit mereka di platform seperti Instagram, TikTok, dan X (Twitter). Prompt-prompt kreatif seputar figur miniatur, efek vintage dan polaroid banyak dipakai.

Status Gemini telah melampaui ChatGPT dalam peringkat unduhan aplikasi gratis di App Store, baik di Amerika Serikat maupun negara lain seperti Indonesia.

Peralihan ini sangat dipicu oleh fitur gambar Nano Banana yang viral.

Keunggulan teknis menjadi alasan utama di balik popularitas cepat ini.

Nano Banana diklaim memiliki kemampuan mempertahankan konsistensi identitas (wajah, objek) meskipun dilakukan banyak perubahan gaya atau latar belakang dalam beberapa putaran pengeditan.

Namun, popularitas juga menimbulkan beberapa kekhawatiran.

Beberapa pakar memperingatkan tentang risiko privasi dan etika terutama ketika pengguna mengedit foto dengan tokoh idola atau figur publik tanpa izin, atau membuat konten yang sangat didramatisasi.

Google pun memperluas dukungan teknis sekaligus membangun keamanan.

Contohnya, pratinjau publik model Gemini 2.5 Flash Image mendukung pengeditan multi-turn, filter keamanan yang diperbarui, serta opsi pengeditan yang lebih fleksibel agar pengalaman pengguna lebih aman dan intuitif.

Melihat tren, banyak yang menyimpulkan bahwa Gemini bukan sekadar menjadi aplikasi edit gambar populer dalam hitungan hari, melainkan berpeluang menetapkan standar baru dalam kreatifitas digital.

Gemini diperkirakan akan semakin dominan di pasar aplikasi AI kreatif.

Penulis: Adella Haviza

Editor : Bahana.
#gemini