Direktur Utama InJourney Airports, Maya Watono, menuturkan perjalanan setahun ini penuh dengan tantangan sekaligus pencapaian.
“Semua harus dilalui untuk mewujudkan misi kami, menjadi penghubung dunia dan menjadi wajah bangsa kebanggaan Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/09/2025).
Maya menjelaskan, InJourney memposisikan diri lewat tiga tujuan besar. Pertama, sebagai pencipta nilai (value creator) yang memberi manfaat ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja. Kedua, menjadi wajah dan kebanggaan Indonesia di mata dunia.
Ketiga, berperan sebagai agen pembangunan yang memperkuat konektivitas sekaligus mendukung pariwisata.
Transformasi diwujudkan lewat tiga pilar: infrastruktur (premises), perbaikan layanan berbasis data (process), serta peningkatan kualitas SDM (people).
Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi proyek utama. Terminal 1C kini berkapasitas 9 juta penumpang per tahun, dari sebelumnya hanya 3 juta. Terminal 2F khusus untuk jamaah haji dan umrah, sementara Terminal 3 hadir dengan konsep hutan tropis. Total kapasitas bandara naik dari 86 juta menjadi 95 juta penumpang per tahun.
Perubahan serupa juga terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kapasitas naik dari 24 juta menjadi 32 juta penumpang. Bandara ini dilengkapi jembatan penyeberangan orang (JPO) hingga sentuhan arsitektur Bali yang kental.
“Kami ingin setiap perjalanan melalui bandara menjadi pengalaman yang berkesan, bukan sekadar transit,” tutur Maya.
Dalam setahun, InJourney Airports mengelola 37 bandara dengan total 160 juta penumpang. Konektivitas mencapai 475 rute, terdiri dari 357 domestik dan 118 internasional.
Prestasi lain, 10 bandara InJourney meraih 27 penghargaan di ajang Airports Service Quality (ASQ) Awards 2024 dari Airport Council International (ACI).
“ASQ Awards kami terima satu hari setelah InJourney Airports berusia 1 tahun. Ini jadi energi baru bagi kami untuk terus melayani sepenuh hati,” ucap Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi.
Selain itu, Bandara Soekarno-Hatta dan I Gusti Ngurah Rai juga naik peringkat di Skytrax World Airport Awards 2025.
Maya menutup dengan apresiasi bagi semua pihak yang mendukung transformasi ini. “Capaian ini tidak lepas dari semangat gotong royong dan dukungan masyarakat. Semoga bandara Indonesia senantiasa jadi kebanggaan bangsa dan wajah terbaik di mata dunia,” pungkasnya.
Penulis : Arsy Apriliany Munawaroh