RADAR MALIOBORO - Pengguna tiktok di AS memutuskan untuk menghapus aplikasi setelah pengumuman operasional di AS akan diserahkan pada perusahaan gabungan.
Alasan beralihnya para pengguna
Pada Kamis 22 Januari 2026, Adam Presser, mantan bos operasional Tiktok, ditunjuk perusahaan menjadi CEO baru di bawah kepemimpinan Amerika.
Tiktok kini diambil alih oleh tokoh-tokoh pro israel.
operasional Tiktok dialihkan kepada sekutu Donald Trump, Larry Ellison, yang juga seorang tokoh pro-israel.
Selain itu, ada hal lain yang menjadi keluhan terhadap aplikasi ini.
Salah satunya tentang data yang dihimpun Tiktok yang mana itu adalah data pribadi seperti ras, kewarganegaraan, orientasi seksual, bahkan permintaan data keuangan.
Apa itu UpScrolled?
Bersamaan dengan kasus aplikasi Tiktok, ada aplikasi baru bernama UpScrolled muncul dan ramai digunakan.
UpScrolled adalah media sosial yang menggabungkan fitur-fitur yang sama seperti di Instagram dan X.
Aplikasi ini bisa memposting vidio, foto, teks dan bertukar pesan.
Aplikasi ini didirikan sejak 2025 oleh ahli teknologi Palestina, Australia dan Yordania, yaitu Issam Hijazi.
UpScrolled hadir dengan misi menjadikan wadah bagi pengguna agar lebih bebas mengekspresikan opini dan aplikasi ini menjanjikan akan netral terhadap agenda politik dan tidak melakukan agenda tersembunyi.
UpScrolled hadir karna lelah menunggu perusahaan teknologi besar untuk melakukan hal yang benar.
Ia mengatakan, sosial media seharusnya menghubungkan penggunanya tanpa dibatasi oleh pemegang sistem. Namun saat ini, sosial media menjadi sistem dimana algoritma menentukan siapa yang didengar.
UpScrolled bertumbuh cepat akhir-akhir ini. Pengguna yang awalnya 150.000 kini menjadi lebih dari 1 juta pengguna dalam waktu singkat.
Aplikasi ini juga menjadi aplikasi gratis nomor satu di App Store.
Hal ini dapat menjadi indikator penting tentang bagaimana sentimen pengguna dapat merubah lanskap digital dengan cepat.
Dengan model yang menekankan kebebasan konten dan pengelolaan yang independen, UpScrolled mencoba menangkap celah pasar yang sedang berkembang.
Ini bisa menjadi pelajaran bagi aplikasi media sosial lainnya untuk meningkatkan kepercayaan pengguna dengan memastikan moderator dan algoritma bekerja secara adil. (Nur Aisyatul Jannah NR)
Editor : Meitika Candra Lantiva