Yogyakarta – Microsoft resmi memperkenalkan Surface Laptop Ultra, laptop Windows paling powerful yang pernah dibuat perusahaan tersebut.
Diumumkan di Computex 2026 Taipei, perangkat ini langsung diposisikan sebagai rival langsung MacBook Pro dengan mengandalkan superchip ARM NVIDIA RTX Spark yang mendukung AI lokal tanpa bergantung cloud.
Laptop tipis dan ringan ini hadir dengan spesifikasi kelas atas yang ditujukan bagi developer, kreator konten, dan profesional AI.
Ketebalan di bawah 18mm dan bobot kurang dari 2 kg membuatnya tetap portabel, meski menyimpan tenaga super.
Baca Juga: Bahaya! Ini Resiko Kehamilan di Usia Remaja, Bisa Pengaruhi Kesehatan Ibu Maupun Bayi
Spesifikasi Utama Surface Laptop Ultra
Prosesor: NVIDIA RTX Spark Superchip berbasis ARM dengan 20 core Grace CPU dan 6.144 Blackwell RTX GPU cores.
Memori: Hingga 128GB unified memory (LPDDR5X) yang bisa dialokasikan secara dinamis antara CPU dan GPU.
Performa AI: Hingga 1 petaflop komputasi AI, ideal untuk menjalankan agent AI lokal, rendering 3D, editing video 8K, dan generasi gambar AI.
Layar: 15 inci PixelSense Ultra Mini-LED touchscreen, resolusi tinggi 262 PPI, kecerahan hingga 2.000 nits HDR.
Desain: Tersedia warna Platinum dan Nightfall, touchpad haptic lebih besar 30%, serta port lengkap (USB-C, USB-A, HDMI, SD Card, audio jack) tanpa perlu dongle.
Baterai: Klaim all-day battery life untuk produktivitas dan kreatif ringan.
Surface Laptop Ultra akan mulai tersedia pada musim gugur 2026 (Fall 2026) melalui Microsoft dan mitra lainnya.
Perangkat ini menjadi bagian dari gelombang baru Windows on Arm yang lebih kuat berkat kolaborasi erat dengan NVIDIA.
Banyak pengguna di media sosial menyambut positif spesifikasi hardware-nya yang "gila".
Namun, kritik utama tetap pada Windows sebagai sistem operasi.
Banyak yang menyebut ekosistem macOS masih unggul dalam hal kestabilan, baterai, dan integrasi software, meski hardware Surface Ultra disebut mampu bersaing atau bahkan melampaui di beberapa aspek performa AI dan grafis.
Baca Juga: Video Viral, Fenomena Red Sprite 'Hantu Merah' Muncul di Langit Tibet, Mirip Sci-Fi tapi 100% Nyata
Beberapa netizen bahkan bercanda akan install Linux ARM64 di laptop ini.
Sementara itu, para kreator dan developer AI antusias karena dukungan penuh CUDA dan kemampuan menjalankan model AI besar secara lokal.
Bagi profesional di Yogyakarta dan Indonesia yang bekerja di bidang desain grafis, editing video, 3D modeling, atau pengembangan AI, Surface Laptop Ultra bisa menjadi opsi premium Windows yang kompetitif.
Dengan harga yang diprediksi tinggi (seperti kelas MacBook Pro), perangkat ini ditargetkan untuk segmen enterprise dan creator kelas atas.
Pantau update harga dan ketersediaan resmi di Indonesia melalui situs Microsoft atau distributor resmi.
(Artikel ini disusun berdasarkan pengumuman resmi Microsoft di Computex 2026 dan diskusi publik di platform X)
Editor : Iwa Ikhwanudin