ChatGPT Kini Bisa Kirim Pesan iPhone, OpenAI Rilis Plug-in Apple Messages

Bahana. • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:13 WIB
Ilustrasi ChatGPT.
Ilustrasi ChatGPT.

OpenAI menghadirkan fitur baru yang memungkinkan ChatGPT terhubung dengan aplikasi Apple Messages. Melalui plug-in tersebut, pengguna dapat meminta chatbot mengelola percakapan, menyusun pesan, hingga mengirimkannya kepada kontak secara langsung.

Fitur ini memberikan kemampuan baru bagi ChatGPT untuk berinteraksi dengan kotak masuk Messages milik pengguna. OpenAI menyebut integrasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyortir, menganalisis, maupun mengedit isi pesan tanpa harus berpindah dari ChatGPT.

Tidak hanya untuk kebutuhan personal, plug-in Apple Messages juga dapat digunakan bersama Codex dan ChatGPT Work. Dengan demikian, integrasi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk kebutuhan profesional maupun komunikasi sehari-hari.

Dalam materi promosi fitur tersebut, OpenAI memperlihatkan skenario ketika pengguna meminta ChatGPT menyusun rekomendasi pesan lanjutan untuk sejumlah kontak berdasarkan percakapan yang diterima sehari sebelumnya.

Baca Juga: Dua Karyawan Binance di Uni Emirat Arab Dibebaskan Usai Diperiksa Soal Aliran Dana

Kemampuan yang ditawarkan tidak berhenti pada penyusunan teks. Pengguna juga dapat meminta ChatGPT mencari informasi tertentu yang tersimpan dalam riwayat percakapan, menghapus pesan, serta membuat dan mengirim pesan atas nama mereka.

Munculkan Pertanyaan soal Privasi

Kehadiran fitur tersebut sekaligus memunculkan perhatian terhadap aspek privasi. Pasalnya, integrasi dengan Apple Messages memberikan ChatGPT akses untuk bekerja dengan percakapan pribadi pengguna.

OpenAI mengatakan kepada Bloomberg bahwa plug-in tersebut berjalan secara lokal di perangkat pengguna. Perusahaan juga menyatakan sistem tersebut tidak membuat indeks yang berisi seluruh pesan pengguna.

Namun, mekanisme teknis mengenai bagaimana akses lokal tersebut bekerja dan sejauh mana data percakapan dapat diproses masih belum dijelaskan secara rinci. TechCrunch dilaporkan telah meminta penjelasan lebih lanjut kepada OpenAI terkait aspek tersebut.

Isu privasi menjadi perhatian penting karena pesan pribadi dapat berisi berbagai informasi sensitif, mulai dari percakapan keluarga, pekerjaan, hingga data pribadi lainnya.

OpenAI Minta Pengguna Tetap Mengawasi

OpenAI juga memberikan peringatan khusus terkait kemampuan ChatGPT untuk mengirim pesan secara otomatis. Perusahaan mendorong pengguna tetap memantau tindakan chatbot sebelum pesan dikirim.

Pengguna juga disarankan tidak mengaktifkan fitur persetujuan secara terus-menerus atau persistent approval. Menurut OpenAI, pengaturan tersebut dapat menghilangkan kesempatan terakhir pengguna untuk memeriksa isi pesan sebelum benar-benar dikirim oleh ChatGPT.

Dengan integrasi ini, ChatGPT tidak hanya berfungsi sebagai chatbot untuk menjawab pertanyaan atau membuat tulisan. Kemampuannya mulai diperluas menjadi asisten yang dapat melakukan tindakan langsung pada aplikasi yang digunakan sehari-hari.

Baca Juga: Bagaimana FSG Mengubah Liverpool dari Klub Bernilai £300 juta Menjadi US$8 miliar

Meski menawarkan kemudahan, pengguna tetap perlu memahami izin yang diberikan serta memastikan kembali isi pesan sebelum dikirim. Terlebih, fitur tersebut memungkinkan AI bertindak atas nama pengguna dalam komunikasi dengan orang lain.

Editor : Bahana.
Apple Messages teknologi openai ChatGPT ai