Menepis Kabar Burung, Seorang Warganet Buat Web Pantau Abu Vulkanik 

As Syifa Dzihni Nafisa • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 12:53 WIB
Tampilan situs web untuk memantau penyebaran abu vulkanik dari gunung yang sedang siaga. (Sumber: abu.cikoytew.my.id)
Tampilan situs web untuk memantau penyebaran abu vulkanik dari gunung yang sedang siaga. (Sumber: abu.cikoytew.my.id)

 

RADAR MALIOBORO - Media sosial sering kali berubah menjadi ruang gema kepanikan saat bencana melanda.

Fenomena ini terlihat jelas ketika beberapa gunung berapi di Indonesia meletus secara bersamaan belum lama ini. 

Di tengah linimasa X (Twitter) yang dipadati kabar burung, informasi simpang siur, dan sumber yang tidak valid mengenai arah sebaran abu vulkanik, muncul sebuah inisiatif praktis dari seorang software engineer bernama Aji.

Melalui situs abu.cikoytew.my.id, ia menghadirkan solusi digital yang mudah diakses publik.   

Baca Juga: Jangan Asal Tabrak Warna, Ini Trik Color Block agar Outfit Tetap Stylish dan Tidak Berlebihan

Kelebihan utama dari web ini adalah kemudahan penggunaannya.

Cukup dengan membuka tautan abu.cikoytew.my.id tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan, warga bisa langsung memantau gunung mana saja yang berstatus siaga beserta arah angin dan sebaran abunya. 

Situs ini dirancang untuk langsung mendeteksi posisi pengguna lalu menginformasikan jarak wilayah tersebut dari puncak gunung yang sedang erupsi, lengkap dengan estimasi apakah area tersebut berada di dalam atau di luar zona bahaya. 

Informasi yang disajikan di situs ini bersumber dari instansi kredibel, yakni VAAC Darwin ( Bureau of Meteorology , Australia) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). 

Baca Juga: Totebag Memang Stylish, tapi Benarkah Aman untuk Kesehatan? Ini Risikonya

VAAC Darwin menyediakan data citra dan pemodelan pergerakan abu vulkanik di ketinggian tertentu yang dipakai maskapai penerbangan internaisonal untuk menentukan rute terbang yang aman. 

Sementara PVMBG memberikan pembaruan resmi terkait status aktivitas gunung, catatan jumlah letusan, indikator pergerakan magma, hingga rekomendasi radius zona aman. 

Dengan sumber yang kredibel ini, masyarakat tidak perlu takut mendapat pemberitaan yang tidak benar. 


Kehadiran abu.cikoytew.my.id membuktikan bahwa teknologi tepat guna buatan lokal mampu menjembatani kebutuhan informasi yang cepat, akurat, dan menenangkan di tengah situasi darurat bencana alam. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Web Pantau Abu Vulkanik gunung berapi di Indonesia VAAC Darwin Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi bencana