Vivian Jenna Wilson, putri miliarder Elon Musk, terpilih menjadi wajah utama kampanye koleksi musim gugur 2026 merek fesyen Spanyol, Desigual. Kampanye bertajuk Born to Disobey tersebut mengusung narasi perlawanan terhadap konformitas dengan membenturkan sisi manusiawi dan mesin.
Dalam video promosi arahan trio PSG dari rumah produksi ProdCo, Wilson tampil membawa naskah drama klasik R.U.R. karya Karel Čapek. Buku tersebut merupakan karya bersejarah yang pertama kali mengenalkan istilah robot ke publik dunia.
Wilson terlihat berulang kali memberikan instruksi pada robot bernama DESI 84, mulai dari menggunakannya sebagai tee golf hingga mengajaknya berjalan-jalan. Robot tersebut gagal menjalankan tugas sederhana hingga akhirnya mengalami korsleting dan membenturkan kepalanya ke dinding.
"Kekuatan ide sentral memungkinkan kami untuk menjaga pembuatan film tetap mentah dan fokus pada akting," kata sutradara PSG mengenai pendekatan produksi video tersebut.
Baca Juga: Pesona Air Terjun Siluman di Langkat, Keindahan Alam yang Tak Selalu Bisa Ditemukan
Visual robot DESI 84 dalam kampanye ini sengaja dibuat menyerupai bahasa desain robot humanoid garapan perusahaan milik Elon Musk. Pilihan sosok Wilson yang vokal dan memiliki hubungan renggang dengan ayahnya dinilai memberikan tegangan budaya tersendiri dalam iklan tersebut.
Sutradara PSG menambahkan bahwa terdapat ironi dalam proses produksi saat industri kreatif saat ini tengah khawatir dengan ancaman AI. Tim justru memberikan pekerjaan yang seharusnya dilakukan robot kepada seorang aktor manusia.
Pergerakan mekanis robot di lokasi syuting diperankan langsung oleh aktor yang mempelajari gerak-gerik robotik. Proses ini kemudian disempurnakan melalui efek visual 3D dari studio The Post Office.
Pengambilan gambar diarahkan oleh sinematografer Pau Castejón dengan pendekatan organik. Kru produksi sengaja menggunakan lensa vintage dan kru dalam jumlah minim untuk menjaga keaslian visual tanpa bergantung pada teknologi kamera yang rumit.
Editor : Bahana.