CEO Apple John Ternus disebut tengah mendorong perubahan dalam pola pengembangan hingga peluncuran produk perusahaan. Salah satu pendekatan yang tengah dipertimbangkan adalah memperbanyak momentum peluncuran produk sepanjang tahun.
Jika diterapkan, Apple tidak lagi terlalu bergantung pada agenda peluncuran besar yang selama ini identik dengan periode tertentu, terutama musim semi dan musim gugur.
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari ambisi Ternus untuk membuat Apple lebih cepat dalam merespons perubahan industri teknologi. Persaingan yang semakin ketat, ditambah perkembangan kecerdasan buatan (AI), membuat kecepatan inovasi menjadi salah satu faktor penting bagi perusahaan teknologi.
Selama bertahun-tahun, Apple dikenal memiliki pola peluncuran yang relatif terstruktur. Produk-produk utama biasanya diperkenalkan melalui acara khusus perusahaan yang menjadi perhatian industri teknologi dan konsumen global.
Di bawah pendekatan baru yang sedang dipertimbangkan, sebagian produk berpotensi diperkenalkan secara lebih tersebar. Dengan demikian, Apple tidak harus menunggu satu agenda besar untuk memperkenalkan setiap pembaruan perangkat.
Meski gagasan mempercepat ritme inovasi mulai mencuat, perubahan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu. Siklus pengembangan produk Apple telah dirancang jauh hari sehingga perubahan jadwal tidak bisa dilakukan secara mendadak.
Baca Juga: Siswa Labschool Kebayoran Belajar Kearifan Lokal dengan Terjun Langsung ke Desa
Sejumlah karyawan yang mengetahui kondisi internal perusahaan juga disebut melihat perubahan pola kerja dan kebiasaan peluncuran produk sebagai proses bertahap.
Di tengah rencana tersebut, sejumlah produk yang disebut menjadi bagian dari arah pengembangan Apple antara lain AirPods dengan kemampuan kamera, MacBook berlayar sentuh, perangkat kacamata pintar, hingga iPhone yang dipersiapkan bertepatan dengan 20 tahun kehadiran lini iPhone.
Namun, berbagai produk tersebut masih berada dalam tahap rencana dan laporan mengenai pengembangan Apple. Karena itu, spesifikasi, bentuk akhir, maupun jadwal peluncurannya masih berpotensi mengalami perubahan.
Upaya mempercepat inovasi juga disebut berjalan beriringan dengan rencana Ternus untuk menyederhanakan struktur organisasi Apple.
Perhatian lebih besar akan diarahkan pada tim engineering yang menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengembangan perangkat Apple.
Ternus sendiri memiliki latar belakang kuat di bidang tersebut. Ia bergabung dengan Apple pada 2001 dan kemudian dipercaya memimpin divisi Hardware Engineering sebelum akhirnya menduduki posisi CEO.
Dengan pengalaman tersebut, pendekatan Ternus diperkirakan akan banyak menitikberatkan pada kemampuan teknis dan kecepatan tim dalam menerjemahkan ide menjadi produk.
Jika perubahan ini benar-benar diterapkan, Apple berpotensi memasuki fase baru dengan ritme inovasi dan pengenalan produk yang lebih dinamis. Namun, efektivitas strategi tersebut tetap akan bergantung pada kemampuan perusahaan menjaga kualitas produk sekaligus mempercepat proses pengembangannya.