RADAR MALIOBORO – Pengguna skincare ada baiknya mengenali dulu kandungan yang ada di dalam setiap pembelian produk.
Produk perawatan kulit, seperti sabun mandi, serum, pelembab atau pembersih wajah umumnya mengandung Salicylic acid.
Perlu diketahui, Salicylic acid tak hanya berlaku untuk kulit berjerawat atau berminyak.
Tetapi juga flek menembus pori-pori dan mengatasi kulit kusam serta membuat kulit tampak sehat.
Salicylic acid merupakan asam beta hidroksi yang berasal dari berbagai sumber alami.
Seperti kulit pohon willow, daun wintergreen, dan sweet birch serta turunan hidroksi dari asam benzoat.
Asam salisilat umumnya digunakan dalam produk skincare karena sifat pengelupasan kulit dan anti inflamasi.
Berikut manfaat kandungan salicylic acid:
1. Mengecilkan pori-pori
Salicylic acid membantu mengurangi munculnya pori-pori di wajah, menghilangkan kotoran dan kotoran yang tidak baik untuk kulit.
2. Pengelupasan kulit
Karena asam beta hidroksi, asam salisilat membantu menghilangkan sel kulit mati membuat teksturnya lebih halus, kata pakar tersebut.
Baca Juga: Viral, Mukbang Tusuk Gigi Goreng Tepung Di Korea Selatan
3. Pencegahan jerawat
Kandungannya bisa menembus jauh ke dalam pori-pori. Jadi, membantu memecah minyak dan sel kulit mati yang menyebabkan munculnya jerawat.
4. Mengurangi iritasi kulit
Asam salisilat memiliki sifat antiinflamasi. Bahan-bahan tersebut dapat membantu mengurangi kemerahan dan iritasi kulit.
5. Efek astringen
Ini memiliki efek astringen yang membantu mengencangkan kulit serta dapat mengurangi garis-garis halus dan kerutan di wajah.
6. Mengurangi komedo
Asam salisilat membantu menghilangkan komedo hitam dan putih. Ia melakukannya dengan memecah minyak dan kotoran yang menyumbat pori-pori.
7. Mengurangi noda hitam
Salicylic acid membantu memudarkan flek hitam. Ini membuat warna kulit lebih merata dengan mempercepat pergantian sel kulit.
Kandungan salicylic acid bisa dimasukkan ke dalam rangkaian skincare melalui beberapa produk berikut ini:
Gel dan krim
Gel dan krim salicylic acid menjadi perawatan topikal yang dioleskan langsung ke area kulit terkena.
Baca Juga: SMAN 1 Depok Siapkan Career Planning untuk Peserta Didik
Pilih produk dengan konsentrasi asam salisilat sesuai berdasarkan sensitivitas kulit.
Misalnya, konsentrasi yang lebih rendah (sekitar 0,5 hingga 2 persen) cocok untuk penggunaan sehari-hari.
Sedangkan konsentrasi yang lebih tinggi, mungkin hanya digunakan untuk perawatan spot.
Jika memiliki kulit berminyak atau berjerawat, bisa menggunakannya setiap hari.
Namun bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, sebaiknya mulai dengan pengaplikasian lebih jarang (dua hari sekali) dan sesuaikan berdasarkan respons kulit.
Sedangkan untuk wanita dengan kulit kering, gunakan secukupnya dan pertimbangkan untuk memadukannya dengan pelembab untuk mencegah kekeringan berlebihan.
Pembersih
Pembersih salicylic acid dirancang untuk digunakan selama rutinitas cleansing.
Carilah produk dengan formula seimbang, memastikan pembersihan efektif tanpa menyebabkan kekeringan berlebihan.
Bagi wanita dengan kulit berminyak atau berjerawat, penggunaan pembersih wajah setiap hari umumnya cocok.
Mereka yang memiliki kulit sensitif atau kering, sebaiknya mempertimbangkan untuk menggunakannya dua hingga tiga kali dalam seminggu dan menyesuaikan berdasarkan respon kulit.
Pilihlah peeling dengan konsentrasi lebih rendah (biasanya 1 hingga 2 persen untuk pemula) untuk menghindari iritasi berlebihan.
Pemula dapat menggunakannya seminggu sekali, sedangkan pengguna berpengalaman dapat memakainya dua hingga tiga kali seminggu.
Untuk menggunakan skincare dengan kandungan apapun itu, sebaiknya kenali dulu jenis kulit dan kandungan apa yang dibutuhkan kulit. (Zulfa/Radar Malioboro)
Baca Juga: Pecinta Anime Merapat, Ini 5 Anime yang Akan Rilis di 2024. Apa Saja...?
Editor : Meitika Candra Lantiva