RADAR MALIOBORO – Kesehatan mental sangat mempengaruhi cara berfikir dan keberlangsungan hidup manusia.
Khususnya pada remaja generasi Z atau dikenal dengan Gen Z.
Remaja adalah masa peralihan dari anak menuju dewasa, dalam masa peralihan ini banyak terjadi perubahan seperti fisik, biologis, mental dan emosional.
Jika emosi tidak dikelola dengan baik, maka dampaknya menimbulkan energi negatif.
Paling parah, seseorang akan mengalami gangguan psikologis dan jika tidak menemukan jalan keluar permasalahan timbul keinginan menyakiti diri sendiri atau bahkan mengakhiri hidup.
Banyaknya kasus bunuh diri di Indonesia menjadi indikasi bahwa menjaga kesehatan mental itu sangat penting.
Adapun cara untuk menjaga kesehatan mental di antaranya, sebagai berikut !
1. Berfikir positif pada diri sendiri
Kebanyakan remaja khususnya Gen z sangat memandang negatif dirinya sendiri.
Rasa kurang percaya diri akan kemampuanya memberikan tekanan dan penilaian negatif tentang diri sendiri.
Cara berfikir tentang diri akan berdampak pada jiwa.
Ketika seseorang memandang negatif terhadap dirinya sendiri atau hidup orang lain, maka akan berdampak buruk pula pada pribadi.
Pun sebaliknya. Jika seseorang befikir dan selalu menggunakan kata-kata postif maka akan lebih optimis dalam menghadapi situasi seperti apapun.
Baca Juga: Rektor Untidar: Jauhi Adigang, Adigung, dan Adiguno
2. Terbukalah pada seseorang
Jangan selalu menyembunyikan sesuatu hal yang kita hadapi kepada orang lain. Kalau hal tersebut tidak bisa dihadapi maka minta bantuan lah kepada orang lain.
Mengetahui bahwa orang lain menghargai kita itu dapat membantu kita berpikir lebih positif.
Belajarlah untuk terbuka terhadap orang lain. Dengan begitu, kita akan bisa berpikir lebih positif dan mengenal diri sendiri lebih dalam.
3. Fokus pada satu hal pada satu waktu
Dalam melakukan kegiatan melibatkan cara berfikir dengan keras, maka fokuslah pada satu hal.
Jangan membebankan pikiran kita dengan melampaui batas yang hanya bisa kita kerjakan.
Berfokuslah pada tujuan utama.
Hal ini dapat membantu kita melepaskan emosi negatif dari pengalaman masa lalu yang penuh tekanan.
Mulailah dengan meningkatkan kesadaran terhadap hal-hal sederhana seperti mandi, makan siang, dan berjalan pulang.
Selanjutnya, memperhatikan sensasi fisik, suara, bau, dan rasa dari pengalaman ini.
Jika pikiran kita mengembara danterlalu banyak berpikir, kembalilah pada hal utama.
Jangan membuang fokus pada hal yang tidak bisa dikerjakan.
Fokuslah pada apa yang bisa kamu kerjakaan saat itu juga.
4. Olahraga
Menjaga kesehatan fisik jugas mempengaruhi kesehatan mental karena fisik yang sehat mampu menjaga mental agar tetap sehat.
Tubuh kita melepaskan endorfin, yang mengurangi stres dan meningkatkan mood sebelum dan sesudah berolahraga.
Inilah sebabnya mengapa olahraga merupakan penangkal stres, kecemasan, dan depresi yang efektif.
Carilah cara-cara kecil untuk berolahraga, seperti: Naiki tangga atau berjalan kaki ke lokasi terdekat.
Paparan sinar matahari juga meningkatkan produksi vitamin D dalam tubuh sehingga meningkatkan kadar serotonin di otak.
4. Tidur tepat waktu dan teratur
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur mempunyai dampak negatif yang signifikan terhadap suasana hati.
Usahakan tidur pada waktu yang sama setiap hari.
Hindari bermain, kerja sebelum tidur dan batasi minuman berkafein di pagi hari.
Jadi, ambillah beberapa langkah sederhana dan positif untuk menjaga kesehatan mental kita sekarang.
Cara menjaga kesehatan mental yang dijelaskan di atas tidaklah sulit.
Ini harus digunakan secara bertahap dan hati-hati untuk mencapai manfaat jangka panjang. (Zihan Yafi Alghani/Radar Malioboro)
Editor : Meitika Candra Lantiva