RADAR MALIOBORO - Makanan atau kurma seringkali menjadi simbol Ramadhan karena kelezatan dan nilai gizinya.
Selain menjadi sumber energi yang baik setelah menjalani puasa Ramadhan, kurma memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Islam.
Mengonsumsi kurma saat Ramadhan bisa berakar dari ajaran Nabi Muhammad SAW, yang mengakhiri puasanya dengan memakan kurma.
Hal ini menjadikan kurma sebagai bagian penting dan utama dalam puasa Ramadhan serta memperkuat hubungan spiritual antara umat Islam dengan ajaran agama Islam.
Dilansir dari Penny Appeal pada Selasa (12/3), kurma atau pohon kurma disebutkan dalam Al-Qur'an sebanyak 22 kali, dimana angka ini lebih banyak dari pohon buah lainnya yang disebutkan dalam Al-Qur'an, sehingga kita tahu betapa pentingnya kurma dalam Islam.
Nabi Muhammad SAW mengetahui manfaat kurma, dan beliau sangat menikmati selama mengonsumsinya
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Di antara pohon-pohon, ada pohon yang daunnya tidak gugur dan seperti seorang Muslim. Katakanlah nama pohon itu." Semua orang mulai memikirkan pohon-pohon di daerah gurun. Dan aku memikirkan pohon kurma tapi merasa malu untuk menjawab. Orang-orang kemudian bertanya, "Apa nama pohon itu, ya Rasulullah?" Ia menjawab, "Itu adalah pohon kurma," [Bukhari]
Ketika Nabi Muhammad SAW mengibaratkan kurma dengan seorang muslim, beliau ingin mengungkapkan bahwa seorang muslim harus kuat imannya dan tidak boleh goyah dalam ketaqwaannya kepada Allah.
Seperti daun dan dahan kurma selalu mencapai matahari seorang muslim harus selalu mencari Tuhan dan mengikuti-Nya dengan penuh keyakinan.
Pohon kurma dan buah yang dihasilkannya dapat membantu menyuburkan tanah, layaknya umat Islam yang dapat membantu Islam untuk menyuburkan dirinya dengan menyebarkan firman Allah SWT dan menaati firman-Nya.
Dengan kebijaksanaan Nabi Muhammad SAW, beliau mengetahui bahwa mengonsumsi kurma dalam Islam akan membantu kesejahteraan umat Muslim di mana pun.
Hadis riwayat menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa yang makan tujuh kurma Ajwa setiap pagi, tidak akan terpengaruh oleh racun atau sihir pada hari ia memakannya." [Bukhari]
Kurma kaya akan berbagai vitamin dan mineral yang dapat menjaga kesehatan Anda dan 7 buah kurma sehari adalah takaran yang ideal untuk membantu tubuh Anda menjaga keseimbangan fisik yang baik.
Kurma kaya akan serat, antioksidan, dan bebas kolesterol. meningkatkan sistem, sistem kekebalan tubuh, dan membantu melindungi tubuh Anda.
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya dalam kurma terdapat penyembuhan" [Muslim].
Kurma mengandung banyak nutrisi dan manfaat bagi kesehatan tubuh, antara lain sebagai berikut:
● Sumber protein yang kuat
● Serat, yang membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan mencegah sembelit
● Vitamin seperti B1, B2, B3, B5, A, C, K, dan D
● Selenium, mangan, tembaga, dan magnesium, yang baik untuk kesehatan tulang
● Kalium, yang membantu mendukung sistem saraf
● Fluorin, yang membantu melawan pembusukan gigi
● Zat besi, yang membantu mengatasi anemia
● Gula alami
Ramadhan adalah waktu yang sangat populer untuk memgonsumsi kurma karena Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, "Sesungguhnya jika salah seorang di antara kalian berbuka, hendaknya dia berbuka dengan kurma karena kurma itu diberkahi. Jika tidak ada, hendaknya dia berbuka dengan air karena air itu suci," [Tirmidzi].
Nabi Muhammad SAW juga berbuka puasa di bulan Ramadhan dengan kurma yang berair atau meminum air putih sebagai gantinya saat kurma tidak tersedia.
Kurma dapat memberikan energi pada tubuh dan mudah dicerna, hal ini penting bagi seseorang yang berpuasa sepanjang hari perut kosong.
Makan kurma saat Ramadhan atau kapan saja sepanjang tahun dapat membantu Anda lebih dekat dengan Nabi Muhammad SAW dan agama Islam.
Makan kurma dalam Islam merupakan tradisi yang memiliki banyak manfaat dan masih dinikmati oleh umat Islam di seluruh dunia. {}
Editor : Iwa Ikhwanudin