Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Yuk Simak! Berikut Cara Mengatasi Perut Mual saat Puasa di Bulan Ramadhan

Salma Nabila Putri D • Senin, 18 Maret 2024 | 22:17 WIB

ilustrasi mual
ilustrasi mual
RADAR MALIOBORO – Pada bulan Ramadhan, umat muslim akan menjalankan ibadah puasa selama 30 hari.

Masyarakat muslim tidak makan dan minum saat puasa selama 12 jam. Hal tersebut membuat sebagian orang merasa lemas dan kurang berenergi.

Saat puasa sebagian masyarakat pasti sering mengalami mual.

Hal tersebut disebabkan karena perut kosong, pada dasarnya perut secara alami akan menghasilkan asam klorida untuk mendukung proses penghancuran makanan.

Kondisi tersebut pastinya dapat memengaruhi kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-sehari pada saat berpuasa selama Ramadhan.

Mual saat puasa pastinya dipengaruhi oleh masalah di lambung. Bisa juga terjadi oleh penderita penyakit lambung.

Meskipun mual tidak diikuti dengan muntah namun jika terus-menerus akan membuat seseorang menjadi lemas terutama saat sedang berpuasa.

Berikut beberapa tips mencegah mual saat puasa.

1. Membatasi makanan jenis tertentu

Apabila perut mual secara terus menerus kemungkinan ada yang salah dengan makanan yang dikonsumsi.

Untuk mencegah perut mual saat puasa, sebaiknya mengonsumsi makanan pada saat sahur maupun berbuka yaitu pisang, nasi, apel, kacang-kacangan, roti panggang dan sebagainya.

Terutama bagi yang rentan mengalami mual.

2. Tubuh mendapat cairan yang cukup

Selama puasa pastinya tubuh akan mendapat asupan cairan sedikit. Oleh sebab itu asupan cairan saat sahur dan berbuka yang cukup sangat disarankan.

Menggunakan pola 2-4-2 untuk menghilangkan rasa mual saat puasa.

3. Menghindari konsumsi kafein

Minuman seperti kopi, teh, atau minuman instan dapat menyebabkan dehidrasi.

Hal tersebut membuat memperburuk gejala mual yang akan semakin mengganggu, maka dari itu harus dihindari.

4. Mencari udara segar

Saat anda merasakan mual cobalah mencari udara segar seperti keluar rumah atau membuka jendela atau duduk didepan kipas yang menyala.

Hal tersebut akan membuat merasakan mual berkurang setelah melakukan ini.

Udara yang segar dapat membantu menurunkan suhu tubuh yang menjadi pemicu mual.

5. Menghindari makanan pedas

Pada saat sahur dan berbuka sebaiknya menghindari makanan yang pedas.

Makanan pedas dapat mengakibatkan saluran pencernaan menjadi iritasi yang menyebabkan timbulnya rasa mual.

Tidak hanya itu mengonsumsi makanan pedas juga akan mengakibatkan diare, pastinya akan mengganggu aktivitas saat puasa.

Editor : Bahana.
#mual #puasa #ramadhan