Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Dampak Makan Gorengan saat Buka Puasa, Pakar UGM: Tidak Direkomendasikan

Marsa Andiny Putri • Jumat, 22 Maret 2024 | 23:53 WIB
Dampak makan gorengan saat buka puasa.
Dampak makan gorengan saat buka puasa.

RADAR MALIOBORO - Gorengan menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia saat berbuka puasa di bulan Ramadhan.

Tidak sedikit pedagang takjil yang juga menjual minuman dingin dan hidangan berbuka puasa.

Namun, benarkah menyantap gorengan saat berbuka? Bagaimana dengan dampak kesehatannya?

Dietisien Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada, Tony Arjuna tidak menganjurkan mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa.

Pasalnya, di dalam gorengan terkandung komposisi yang kebanyakan dari karbohidrat dan lemak yang tidak sehat.

“Gorengan sangat tidak direkomendasikan untuk berbuka karena komposisinya dominan karbohidrat dan lemak tidak sehat,” tuturnya yang dikutip dari ugm.ac.id pada Jumat (22/3).

Ia menjelaskan bahwa dalam proses pengolahan gorengan acap kali menggunakan minyak yang sama berulang kali.

Minyak yang digunakan berulang-ulang ini tidak baik bagi kesehatan, bahkan menjadi sumber kolestrol.

“Kan jarang yang ada gorengan yang 1-2 kali pakai ganti minyaknya. Kebanyakan minyak yang digunakan itu sudah dipakai berkali-kali dan jadi model sumber kolesterol,” jelas Tony Arjuna.

Bukan hanya lemak yang tidak sehat bagi tubuh, ia juga menerangkan bahwa gorengan memiliki kandungan karbohidrat sederhana.

Karbohidrat semacam ini memiliki sifat yang mudah atau cepat dicerna dan dibakar oleh tubuh. {}

Editor : Iwa Ikhwanudin
#puasa #gorengan #dampak