Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Ingin Tetap Fit di Bulan Ramadhan? Coba Latihan Kalistenik Ringan, Olahraga yang Aman Saat Berpuasa

Adinda Ayu Farhani • Kamis, 28 Maret 2024 | 23:15 WIB
Ilustrasi olahraga  Kalistenik ringan saat Ramadhan.
Ilustrasi olahraga Kalistenik ringan saat Ramadhan.

RADAR MALIOBORO - Menjaga kesehatan fisik melalui olahraga tetap penting selama Ramadhan.

Olahraga dapat menjaga tubuh tetap fit. 

Namun saat bulan puasa diperlukan olahraga yang tepat.

Saat bulan Ramadhan, dan menjalani ibadah puasa, tidak disarankan melakukan olahraga berat.

Salah satu rekomendasi olahraga yang tepat yaitu senam.

Selain dengan memilih gerakan sederhana, senam dapat dilakukan dimanapun.

Senam ini bermanfaat untuk menjaga kondisi tubuh.

Senam merupakan salah satu bentuk olah raga yang memaksimalkan penggunaan beban tubuh dalam proses latihan otot.

Latihan fisik didasarkan pada gerakan tubuh seperti pull-up, push-up dan squat untuk meningkatkan kekuatan otot. Latihan fisik ini disebut juga Kalistenik.

Olahraga ini menggunakan peralatan yang minim.

Senam adalah latihan beban tubuh yang menekankan gerakan gabungan yang dirancang khusus untuk pengondisian tubuh.


“Kalistenik itu banyak sekali alirannya, ada freestyle. Ada yang fokus strength (kekuatan) juga. Jadi, tidak hanya pull up tapi banyak sekali variasinya,” kata pelatih kalistenik dari komunitas Caiden Indonesia Ridho Catur Prakoso dikutip dari Antara, Kamis (24/3/2024). 


Lalu apa manfaat olahraga Kalistenik?


Berikut beberapa cara untuk menambah kekencangan otot dalam program latihan anda. Antara lain:


1.Membangun otot dan kekuatan


Senam adalah cara terbaik untuk membangun otot dan kekuatan.

Menggunakan berat badan sebagai perlawanan.

Otot harus beradaptasi dan tumbuh, sehingga meningkatkan kekuatan.


2. Kebugaran Kardiovaskular


Olahraga teratur juga meningkatkan daya tahan kardiovaskular seiring berjalannya waktu.

Misalnya, beberapa olahraga seperti burpe juga merupakan gerakan kuat yang membuat jantung terpompa dan darah mengalir.


3. Keseimbangan


Berbagai gerakan dalam olahraga otot memerlukan serangkaian gerakan yang meregangkan dan memperkuat otot, tendon, dan ligamen.

Latihan ini juga membantu mengurangi risiko cedera dan mempermudah aktivitas sehari-hari.

Latihan ini terus meningkatkan postur, keseimbangan, dan fleksibilitas.

Baca Juga: Guru dan Siswa Muallimat Bisa Belajar di Dua SMA Terbaik Taiwan


4. Manfaat bagi kesehatan mental


Latihan senam memberikan efek positif pada kesehatan mental.

Pasalnya, aktivitas olahraga bermanfaat untuk meningkatkan mood, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan secara umum.


Tips Olahraga Saat Puasa


1. Disiplin Rencana


Masa puasa Ramadhan menghadirkan tantangan tambahan.

Bangun sebelum fajar untuk berolahraga dan sahur mungkin terdengar seperti rencana yang bagus.

Namun, penting untuk memastikan Anda cukup tidur.

Pilihlah waktu terbaik untuk melatih otot agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari lainnya selama berpuasa.

Sebaiknya, jika memungkinkan, sebelum berbuka puasa.


2. Jangan memaksakan diri


Jika Anda merasa pusing, hentikan aktivitas atau kurangi intensitas olahraga untuk menyesuaikan respons tubuh anda.

Jika Anda ingin menambah durasi dan intensitas latihan, anda bisa melakukannya secara perlahan.

Latihan dimulai dengan latihan ringan dengan intensitas rendah.

Editor : Meitika Candra Lantiva
#puasa #olahraga #Olahraga yang Aman Saat Berpuasa #kalistenik #ramadhan