Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Bayi Lebih Baik Tidur di Ruangan Gelap atau Terang? Simak Penjelasannya

Marsa Andiny Putri • Sabtu, 6 April 2024 | 19:04 WIB
Ilustrasi bayi tidur.
Ilustrasi bayi tidur.

RADAR MALIOBORO - Setiap orang pasti membutuhkan tidur yang nyaman dan berkualitas, hal ini juga berlaku bagi bayi yang peka terhadap kesehatannya.

Selain waktu, posisi dan kondisi ruangan juga mempengaruhi kualitas tidurnya.

Orang tua sering kali dapat dengarkan argumen tentang apakah bayi tidur lebih nyenyak di ruangan gelap atau terang.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2024, Lalin Mudik Mulai Ramai, One Way Mulai Diberlakukan Pukul 21.30 WIB

Beberapa beranggapan kamar tidur bayi memerlukan penerangan, sebagian ada juga menganggap sebaiknya dalam kondisi gelap.

Kondisi ruangan tidur bayi perlu diperhatikan oleh setiap orang tua, sebab kualitas tidur bayi sangat berdampak terhadap kesehatannya.

Selain itu, dengan memiliki tidur yang cukup, tumbuh kembang anak dapat berlangsung dengan baik.

Baca Juga: Anti Gagal, Intip Resep Kue Batik untuk Sajian Lebaran 2024, yang Bikinnya Super Simple Tanpa Oven dan Mixer

Lalu bagaimana? Ruangan tidur bayi sebaiknya dalam kondisi gelap atau terang? Simak penjelasan berikut.

Dilansir dari klikdokter.com studi dari The National Center for Biology Information (NCBI) di Amerika Serikat mengemukakan bahwa tidur dengan lampu menyala dapat memperpendek durasi pelepasan hormon melatonin kurang lebih 90 menit.

Pada studi tersebut juga menyatakan bahwa paparan lampu sepanjang waktu tidur dapat menekan produksi melatonin hingga 50 persen. Sedangkan melatonin adalah hormon yang mengatur siklus bangun dan tidur.

Baca Juga: Gara-gara Cipung, Program Sahur Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Kena Tegur KPI

Hormon melatonin sendiri memiliki peran penting terhadap anak-anak. Hal itu disebabkan, apabila siklus bangun dan tidur yang baik, anak-anak akan terhindar dari gangguan kesehatan. Seperti masalah mental, neurologis, dan berbagai penyakit lain.

Saat tidur, bagian otak hipokampus dan lobus anterior medial-temporal anak sangat aktif, tidur yang cukup mempengaruhi kemampuan daya ingat anak.

Untuk mendukung tujuan tersebut, salah satu caranya adalah meredupkan cahaya ketika tidur. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#terang #gelap #bayi tidur