RADAR MALIOBORO - Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) biasanya digunakan untuk penyedap makanan.
Siapa sangka buah yang rasanya asam ini memiliki banyak manfaat dan khasiat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.
1. Mencegah kanker
Belimbing memiliki sifat antimikroba yang dapat menghancurkan mikroba penyebab infeksi dengan senyawa saponin, flavonoid, alkaloid, dan tanin yang terkandung di dalamnya.
Baca Juga: Penderita Diabetes Apakah Boleh Minum Es Tebu? Simak Penjelasannya
Saponin adalah senyawa yang memiliki tegangan permukaan yang kuat dan berperan sebagai antimikroba dengan mengganggu kestabilan membran sel bakteri yang menyebabkan lisis sel bakteri tersebut.
Flavonoid yang dapat menangkap radikal bebas, berperan sebagai superantioksidan yang juga memiliki aktivitas antiinflamasi, mencegah kerusakan oksidatif serta memiliki aktivitas antikanker.
2. Mengatasi asam urat dan kolesterol
Saponin yang terkandung di dalam buah ini juga memiliki aktivitas antiinflamasi karena telah terbukti dapat menghambat pelepasan zat-zat proinflamasi yang distimulasi oleh lipopolisakarida.
Serat yang terdapat di dalamnya juga membantu mengikat kolesterol dan membuangnya dari tubuh sehingga dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah.
3. Mengatasi diabetes
Kandungan flavonoid dalam belimbing wuluh membantu mengontrol aktivitas insulin dalam tubuh.
Aktivitas antioksidan dapat menekan aktivitas enzim α-glukosidase yang meningkatkan kadar glukosa darah. Efek sinergis dari beberapa metabolit sekundernya juga dapat menurunkan kadar gula darah.
4. Mencegah hipertensi
Mengonsumsi rebusan belimbing wuluh secara teratur dapat membantu mengontrol tekanan darah dalam tubuh sehingga mencegah tekanan darah tinggi (hipertensi).
Baca Juga: Jangan Dianggap Enteng! Mengenal Jenis Batuk Demi Langkah Awal untuk Menanganinya
Antioksidan dan protein yang terdapat dalam buah ini bekerja sama untuk menurunkan tekanan darah.
Kalium membantu menurunkan tekanan darah Sedangkan serat membantu menurunkan kadar kolesterol dan glukosa darah sehingga sirkulasi darah dari dan menuju jantung seimbang. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin