RADAR MALIOBORO - Beberapa wilayah di Indonesia terdampak cuaca panas pada awal Mei. Saat suhu udara panas, orang mengalami kemungkinan dehidrasi.
Tidak hanya dehidrasi, cuaca panas atau heat stroke bahkan bisa mengganggu kesehatan kulit. Lantas bagaimana mengatasinya?
Baca Juga: Belanja Produk Perawatan Kulit Pria? Berikut Rekomendasi Skincare Terbaik dan Mudah Ditemukan!
Menurut Pakar dari Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr Hanny Nilasari, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air putih karena hal itu bisa menjaga kesehatan kulit.
"Jaga konsumsi air, karena kebutuhan air kita minimal dua liter sehari. Kalau kita agak sering berkeringat, tentunya konsumsi airnya harus ditambah," katanya.
Baca Juga: Dokter: Hati-hati, Duduk Terlalu Lama Dapat Menyebabkan Batu Ginjal, Berikut Penjelasannya..
Hanny yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Penyakit Kelamin Indonesia (Perdoski) juga menganjurkan masyarakat untuk mengonsumsi berbagai buah-buahan dan banyak air untuk menjaga kesehatan kulit saat musim kemarau.
Untuk menjaga kesehatan kulit dari luar, Hanny mengimbau masyarakat untuk menggunakan tabir surya atau produk perawatan kulit yang melindungi kulit dari sinar matahari atau sinar UV.
Baca Juga: Hasto Menyebutkan Pencopotan Foto Jokowi Tak Hanya Terjadi di Kantor DPD PDIP Sumatera Utara Saja
"Nah, aplikasi UV protection-nya nya tentu kalau panas sekali atau terik sekali tidak hanya satu kali kemudian karena sudah sore tidak lagi. Jadi tiap empat jam, tergantung kebutuhan dan SPF dari sunscreen sendiri," jelasnya.
Dr. Hanny juga mengingatkan, jika masyarakat tidak menggunakan tabir surya, dapat menyebabkan kulit kering, lengket, bahkan berjerawat.
Baca Juga: Film Animasi dari Tiongkok The Umbrella Fairy akan Dirilis Fortissimo di Pasar Film Cannes
Khusus bagi wanita yang menggunakan bedak atau alas bedak disarankan untuk menggunakan tabir surya, jika tidak debu yang tersumbat dapat menyumbat pori-pori sehingga membuat kulit semakin tidak sehat.
Ia juga menganjurkan perempuan untuk melakukan pembersihan ganda atau double cleansing, baik saat tidak berias maupun menggunakan rias tambahan.
"Seperti kalau make up disarankan double cleansing. Cleansing juga tidak boleh satu kali sore baru cleansing, jadi harus dua sampai tiga kali lebih banyak," ucapnya. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin