RADAR MALIOBORO - Pernahkah Anda mengalami buang air besar (BAB) tidak teratur?
Buang air besar bagian dari sistem eskresi yang perlu dilakukan secara teratur untuk menjaga metabolisme tubuh, sekaligus membuang racun maupun kotoran dalam tubuh.
Jika kondisi ini terjadi pada anda, kemungkinan anda mengalami sembelit atau konstipasi.
Ada beberapa hal yang menyebabkan BAB tidak lancar. Salah satunya kebiasaan pola makan dan minum yang tidak berimbang.
Susah BAB sering disebut dengan konstipasi, yaitu suatu gangguan pada saluran cerna yang menyebabkan sulit buang air besar.
Sembelit biasanya ditandai dengan buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya, bahkan kurang dari 3 kali seminggu.
Lalu, apa sih penyebab, buang air besar tidak teratur? Yuk simak artikel ini lebih lanjut!
Penyebab buang air besar yang tidak teratur:
1. Kurang serat dan cairan
Konsumsi makanan tidak sehat, kurang serat dan kandungan lemak tinggi menyebabkan sembelit.
Dehidrasi juga meningkatkan risiko sembelit, karena fases menjadi lebih kering dan keras.
2. Kurangnya olahraga
kegiatan Pergerakan otot yang baik biasanya dapat mempengaruhi fungsi otot-otot di usus besar dalam memindahkan sisa makanan ke dalam rektum.
Rektum yakni, salah satu organ pada sistem pencernaan yang terletak di kolon sigmoid, yaitu bagian akhir dari usus besar yang berbentuk menyerupai huruf S.
3. Sering-seringlah buang air besar
Jangan menahan diri saat merasa ingin buang air besar.
Kebiasaan menekan buang air besar bisa memicu sembelit karena usus sudah terbiasa dan berhenti mengirimkan sinyal usus.
4. Perubahan rutinitas
Aktivitas non-rutin seperti bepergian, bertambahnya usia dan kehamilan juga dapat memengaruhi fungsi usus dan menyebabkan buang air besar tidak teratur.
5. Sindrom iritasi usus besar
Irritable bowel syndrome (IBS), atau sindrom iritasi usus besar, dapat menyebabkan BAB tidak teratur karena pergerakan usus besar melambat.
6. Efek samping obat
Penggunaan obat-obatan seperti obat pencahar, pereda nyeri dan masih banyak obat lainnya dapat menimbulkan efek samping berupa sembelit.
Beberapa kondisi medis juga dapat meningkatkan risiko sembelit, antara lain pasca operasi, kanker usus besar, gangguan metabolisme dan endokrin, serta kondisi neurologis seperti stroke dan penyakit Parkinson.
Berikut penyebab BAB tidak teratur, nah, sudah tahu kan penyebabnya, mari kita antisipasi dengan melakukan langkah pencegahannya sob.
Semoga bermanfaat ya!
Editor : Meitika Candra Lantiva