Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Waspada Penyakit Gagal Jantung, Sudah Banyak Menyerang Anak Muda, Kenali Gejalanya

Marsa Andiny Putri • Kamis, 9 Mei 2024 | 21:17 WIB
Ilustrasi serangan jantung
Ilustrasi serangan jantung

RADAR MALIOBORO - Penyakit jantung adalah salah satu masalah kesehatan yang paling mengancam nyawa di dunia. Di antara berbagai jenis penyakit jantung, gagal jantung merupakan salah satu penyakit jantung yang memerlukan penanganan serius.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola hidup yang tidak sehat, adanya penyakit lain atau riwayat keluarga. Gejala gagal jantung dapat berkisar dari ringan hingga berat dan dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan.

Baca Juga: Godok 9 Anggota Pansel Capim dan Dewas KPK, Jokowi Klaim Akan Perhatikan Masukan Masyarakat

Mengutip informasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), faktor usia adalah semakin tua seseorang maka semakin besar pula risiko penyakit jantung. Namun, prevalensi penyakit jantung yang berkaitan dengan usia juga mulai menyerang kaum muda, sehingga tidak hanya orang tua, tetapi juga kaum muda yang terkena penyakit ini.

Pada saat yang sama, gagal jantung didefinisikan sebagai suatu kondisi di mana jantung tidak dapat lagi memompa cukup darah ke jaringan tubuh. Kondisi ini bisa terjadi dengan atau tanpa penyakit jantung.

Baca Juga: Tengku Dewi Putri Mengamuk Telah Diselingkuhi Andrew Andika saat Sedang Hamil, Sebut Sang Suami juga Sering 'Jajan'

Disfungsi jantung dapat berupa disfungsi diastolik atau sistolik, irama jantung, atau ketidakseimbangan antara preload dan afterload. Situasi ini dapat menyebabkan kematian. Hal ini membuat gagal jantung menjadi penyakit yang serius. 

Menjelaskan mengenai gagal jantung, DR. dr. Antonia Anna Lukito Sp.JP(K), FIHA, FAPSIC, FAsCC, FSCAI, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Siloam Lippo Village Tangerang, yang juga merupakan Kepala Heart Center dan Koordinator ICCU (Intensive Cardiac Care Unit) RS Siloam Lippo Village Tangerang, menyebutkan jika gagal jantung merupakan kondisi yang sangat serius dan berpotensi mengancam nyawa. 

 Baca Juga: CO President Marvel Akui 2023 Tahun Terpuruk Marvel, 2024 Saatnya Bangkit dengan Film Terbaru. Yuk Simak!

Kondisi ini ditandai dengan ketidakmampuan jantung dalam memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh sehingga mengakibatkan kegagalan dalam suplai darah, nutrisi, dan oksigen ke berbagai organ tubuh. Kondisi ini dapat berkaitan dengan kelainan pada otot jantung, baik berupa otot yang melemah atau kaku, atau pembebanan jantung yang berlebih.

 Baca Juga: Back To Back Winner! Palma kalahkan Barca di Final Liga Champions Futsal

Penyebab dari kondisi gagal jantung dapat berasal dari berbagai macam penyakit jantung, dengan penyakit jantung koroner (PJK) dan penyakit darah tinggi yang tidak terkontrol merupakan dua penyebab tersering. 

“Selain itu, berbagai penyebab lainnya antara lain penyakit jantung katup, kelainan jantung bawaan yang tidak dikoreksi, kelainan otot jantung spesifik (kardiomiopati), penyakit metabolik (kencing manis, gangguan hormon tiroid, kegemukan, anemia, kelainan genetik), penyakit ginjal kronik, penyakit paru kronik, gangguan metabolisme, autoimun, infeksi atau peradangan jantung (miokarditis), efek toksik dari obat-obatan (tersering pasca kemoterapi atau radioterapi kanker), dan kelainan otot jantung terkait kehamilan,” ujar dr. Antonia ditemui JawaPos.com belum lama ini di Tangerang.

 Baca Juga: Sulit Buang Air Besar atau Sembelit? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Dihindari!

Gejala-gejala gagal jantung antara lain sesak napas yang memberat seiring waktu, terutama setiap beraktivitas atau seseorang tersebut tidak bisa lagi berbaring terlentang karena merasa sesak di dada. Menurut dr. Antonia, keluhan-keluhan ini terkadang kurang jelas ditemukan pada kasus gagal jantung stadium awal atau pada penderita usia lanjut yang sudah kurang aktif bergerak, sehingga checkup rutin pada penderita yang berisiko tinggi sangat dianjurkan untuk dilakukan.

 Baca Juga: Vanaprastha Park, Wisata Glamping yang Berada di Tengah Hutan Pinus

Lebih lanjut dr. Antonia menjelaskan pentingnya seseorang melakukan checkup rutin sebagai salah satu langkah pencegahan terkena penyakit gagal jantung. Sebagai contoh, seseorang yang menderita hipertensi memiliki kemungkinan masuk dalam indikasi gagal jantung. Namun, sering kali orang tersebut merasa bahwa belum perlu untuk melakukan checkup rutin. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#gagal jantung #anak muda