RADAR MALIOBORO- Banyak pakar kesehatan yang mengatakan pola makan merupakan faktor terpenting dalam pengendalian kadar gula darah bagi penderita pradiabetes, diabetes, gula rendah atau kondisi lain yang memengaruhi kadar gula darah.
Gula darah adalah istilah yang menggambarkan kadar glukosa (gula) dalam darah seseorang.
Glukosa adalah sumber energi utama tubuh, dan kadar gula darah yang stabil sangat penting untuk kesehatan yang baik.
Baca Juga: 5 Manfaat Buah Kedondong, Dapat Memperkuat Imunitas Hingga Mampu Meningkatkan Fungsi Jantung
Kadar gula darah normalnya diatur oleh hormon insulin yang diproduksi di pankreas.
Setelah makan, glukosa dari makanan masuk ke aliran darah dan insulin membantu sel-sel tubuh menyerap glukosa tersebut sehingga dapat digunakan sebagai energi atau disimpan untuk digunakan nanti.
Kadar gula darah yang terlalu rendah (hipoglikemia) atau terlalu tinggi (hiperglikemia) dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
Hiperglikemia, khususnya, dapat menjadi gejala diabetes dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik.
Baca Juga: Ini Dia 5 Manfaat Buah Srikaya, Jaga Gula Darah Hingga Cegah Penyakit Jantung
Mengukur dan memantau kadar gula darah secara teratur sangat penting terutama bagi penderita diabetes atau berisiko tinggi terkena diabetes, serta bagi mereka yang ingin memantau keadaan metabolisme gulanya.
Mengonsumsi buah-buahan dianjurkan untuk mengontrol kadar gula darah. Seperti dilansir situs Health Line, buah-buahan yang mampu meningkatkan kadar gula darah.
1.Alpukat
Alpukat tidak hanya lembut dan lezat, tetapi juga mempunyai efek yang sangat baik dalam mengatur kadar gula darah.
Baca Juga: Kenali Gejala Ini, Mungkin Termasuk Gejala Awal Asam Urat
Kaya akan lemak sehat, serat, vitamin dan mineral, buah ini terbukti meningkatkan kadar gula darah bila ditambahkan ke dalam menu makanan Anda.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa alpukat dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan mencegah perkembangan sindrom metabolik, seperti tekanan darah tinggi dan hiperglikemia, yang meningkatkan risiko penyakit kronis.
2.Apel
Apel mengandung serat larut dan senyawa tumbuhan seperti quercetin, asam klorogenat, dan asam galat, yang semuanya menurunkan kadar gula darah dan membantu mencegah diabetes.
Baca Juga: Ternyata Kurang Tidur Berpengaruh Pada Berat Badan, lho. Berikut Penjelasannya.
Makan buah utuh terbukti mengurangi risiko diabetes. Namun, mengonsumsi buah-buahan tertentu, seperti apel, mungkin bermanfaat dalam menurunkan kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes.
Sebuah penelitian terhadap 187.000 orang menemukan bahwa asupan buah-buahan tertentu yang lebih tinggi, terutama blueberry, anggur, dan apel, secara signifikan mengurangi risiko diabetes tipe 2.
3.Buah beri
Buah beri Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makan dapat membantu meningkatkan jumlah sel darah dan pengendalian gula darah.
Baca Juga: Mangga Ternyata Memiliki Kisah Suci Dalam Budaya Agama Hindu dan Buddha. Berikut Kisahnya..
Buah beri kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan sehingga ideal bagi orang yang kesulitan mengontrol gula darahnya.
Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa mengonsumsi 2 cangkir, atau setara dengan 250 gram, raspberry merah dengan makanan tinggi karbohidrat dapat menurunkan kadar insulin dan gula darah postprandial secara signifikan pada orang dewasa dengan pradiabetes.
Selain itu, penelitian lain menunjukkan bahwa stroberi, blueberry, dan blackberry dapat meningkatkan kontrol glikemik dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan meningkatkan pembersihan glukosa dari darah.
4.Jeruk Penelitian menunjukkan bahwa buah jeruk dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Jeruk merupakan salah satu buah yang memiliki indeks glikemik rendah karena tidak mempengaruhi kadar gula darah seperti buah lainnya seperti semangka dan nanas.
Mengonsumsi jeruk utuh dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan HbA1c, dan mencegah berkembangnya diabetes. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin