Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Waspada Jika Miliki Berat Badan Terlalu Kurus, Ternyata Bisa Timbulkan Resiko Kesehatan Berikut Ini

Nadiva Aiszhabella • Jumat, 24 Mei 2024 | 22:00 WIB
ilustrasi wanita kurus yang kehilangan beberapa kilogram berat badannya (sumber: freepik)
ilustrasi wanita kurus yang kehilangan beberapa kilogram berat badannya (sumber: freepik)

RADAR MALIOBORO - Beberapa orang mungkin cenderung ingin memiliki postur tubuh yang kurus.

Namun, memiliki postur tubuh yang terlalu kurus, bagaimanapun, memiliki efek kesehatan yang sangat berbahaya.

Karena tubuh yang terlalu kurus dapat menimbulkan banyak masalah kesehatan yang serius.

Tubuh yang terlalu gemuk menunjukkan bahwa ia kekurangan nutrisi yang diperlukan untuk membuat tulang, kulit, dan rambut tetap sehat.

 Baca Juga: Aksi pembobolan ATM BNI Nyaris Terjadi di Depan Sekolah Al Azhar Sariharjo Sleman, Begini Kronologinya!

Ada intervensi yang dapat dilakukan untuk memiliki berat badan ideal, meskipun beberapa orang mungkin memiliki latar belakang genetik atau penyakit medis yang menghalangi mereka untuk menambah berat badan.

Menurut MedicalNewsToday pada Jumat (24/5) Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan penggunaan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk mengetahui berapa berat badan yang ideal, kurang, atau kelebihan.

Memiliki berat badan yang kurang dari standar dapat menyebabkan masalah kesehatan, sama halnya seperti obesitas atau berat badan berlebihan.

 Baca Juga: Kim Go Eun “Exhuma” Sedang di Indonesia, Bagikan Momen Kegiatan dan Ritual Dukun di Instagram Story-nya, Ternyata Ini yang Sedang Dilakukannya..

Meskipun tidak semua orang yang kurus mengalami gejala atau efek samping dari kondisi tersebut.

Namun, orang yang terlalu kurus mungkin lebih rentan mengalami gejala kesehatan berikut.

1. Penyakit Osteoporosis

Studi menunjukkan bahwa individu dengan IMT rendah memiliki densitas tulang yang lebih rendah, yang meningkatkan risiko terkena osteoporosis.

 Baca Juga: Ini Dia Alasan Kenapa Film 'Tuhan Izinkan Aku Berdosa' Wajib Ditonton!

Selain itu, kekurangan asupan makanan akan menyebabkan kekurangan kalsium, vitamin D, dan nutrisi penting lainnya, yang menyebabkan tulang rapuh.

Kesehatan tulang bergantung pada nutrisi yang baik, terutama vitamin D dan kalsium.

2. Masalah yang berkaitan dengan kulit, rambut, dan gigi

Masalah kulit seperti kulit kering, kulit yang menipis, dan kulit yang mudah terluka dapat disebabkan oleh pola makan yang kurang nutrisi.

 Baca Juga: Tayang di Bioskop! Berikut Sinopsis Film 'Tuhan Izinkan Aku Berdosa' Adaptasi Novel yang Angkat Isu Pelecehan Seksual di Pesantren

Kekurangan nutrisi, terutama protein, juga dapat menyebabkan rambut rontok dan mempengaruhi kesehatan gigi, seperti mengurangi email gigi dan meningkatkan risiko karies gigi.

3. Sering mengalami sakit

Kekurangan nutrisi dalam pola makan dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi.

Kekurangan nutrisi juga dapat mengganggu ginjal, hati, jantung, dan organ tubuh lainnya.

 Baca Juga: Rumitnya Kasus Pembunuhan Vina Cirebon dan Kekasihnya Eky Hingga Dugaan Salah Tangkap Pelaku : Apakah Rambut Pegi Udah di Bonding atau di Smoothing?

4. Merasa lelah setiap saat

Orang yang kurus dapat merasa lelah sepanjang waktu karena beberapa alasan. Ini termasuk makan makanan yang tidak sehat, tidak minum cukup cairan, jarang berolahraga, dan terlalu banyak stres.

5. Anemia

Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat atau tidak berfungsi dengan baik.

Orang yang kurus atau kurang berat badan lebih rentan mengalami kekurangan asupan gizi, termasuk kekurangan zat besi yang dapat menyebabkan anemia.

 Baca Juga: Sitha Marino Ketar-Ketir Takut Dibully Pasca Unggah Tunangan dengan Bastian Steel. Sitha: Hanya Strategi Marketing Saja

6. Menstruasi tidak teratur

Wanita dengan berat badan rendah dapat mengalami masalah siklus menstruasi karena kekurangan kalori, olahraga berlebihan, dan masalah kesehatan lainnya.

Pada akhirnya, kondisi tertentu mengubah tingkat hormon, yang mengganggu ovulasi. Untuk mengatasinya, Anda bisa meningkatkan berat badan dan mengurangi stres.

7. Potensi kelahiran prematur

Kekurangan berat badan dapat menyebabkan kelahiran prematur.

 Baca Juga: UKT Naik, Mahasiswa Jakarta Sebut Logika Pemerintah Sangat Sempit

Bayi yang lahir sebelum minggu ke-37 atau lebih awal dari hari perkiraan lahir disebut kelahiran prematur.

8. Perlambatan atau gangguan pertumbuhan

Beberapa faktor dapat menyebabkan pertumbuhan yang lambat pada orang yang kurus, seperti kekurangan nutrisi, kekurangan hormon pertumbuhan, kondisi medis tertentu, dan masalah psikologis. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#wanita #waspada #kurus