Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Disamping Bahaya yang Ditimbulkan, Benarkah Merokok Bisa Berikan Manfaat?

Nadiva Aiszhabella • Kamis, 6 Juni 2024 | 19:40 WIB
Benarkah Rokok Bisa Memberikan Manfaat? (freepik)
Benarkah Rokok Bisa Memberikan Manfaat? (freepik)

RADAR MALIOBORO - Banyak orang masih merokok, padahal kebiasaan tersebut merugikan dan memberi dampak buruk pada kesehatan. Padahal, bahaya merokok telah disosialisasikan dengan baik, bahkan tertulis pada kemasan rokok. 

Faktanya, rokok tidak hanya diisap dan asapnya masuk ke paru-paru, tetapi zat adiktif yang terkandung di dalamnya juga dapat mencapai otak dan memengaruhi bagaimana tubuh berfungsi.

Sayangnya, ketagihan merokok menghalangi banyak orang untuk berhenti merokok karena efek yang dianggap positif dari merokok, seperti rasa nikmat, kepuasan, dan fokus. Apakah benar ada manfaat dari rokok?

Berikut adalah beberapa manfaat merokok yang mash dicer orang, seperti yang dilansir dari alodokter:

1. Efek kenikmatan

Rokok mengandung nikotin yang cepat masuk ke tubuh dan mencapai otak hanya dalam sepuluh detik. Nikotin yang terkandung dalam rokok memicu otak untuk melepaskan hormon dopamin.

Hormon inilah yang dapat membuat perokok merasa senang atau puas. Lama-kelamaan, sensasi ini dapat menjadi ketagihan, dan sulit untuk berhenti merokok.

2. Meningkatkan suasana hati 

Nikotin memicu pelepasan zat kimia seperti beta-endorfin dan serotonin, yang menyebabkan emosi dan sensasi positif. Merokok membuat seseorang lebih senang, puas, dan memiliki mood yang baik.

Namun, efek ini hanya sementara. Dalam jangka panjang, rokok justru meningkatkan kemungkinan munculnya berbagai gangguan mood, seperti depresi dan cemas. 

Baca Juga: Jangan Menyepelekan Fungsi Oli Motor, Simak Efek Telat Mengganti Oli Motor

3. Mengurangi stress

Ada hubungan antara penurunan kadar hormon dopamin dalam tubuh dan stres. Merokok dianggap sebagai salah satu cara untuk menghilangkan stres. 

Meskipun nikotin yang terkandung dalam rokok dapat meningkatkan tingkat hormon dopamin, perokok menjadi ketergantungan pada merokok sebagai cara untuk menghilangkan stres.

Ada alternatif lain selain merokok untuk mengurangi stres, seperti bermain bersama hewan peliharaan, mendengarkan musik, jalan-jalan di sekitar rumah, atau bahkan tidur sebentar. Semua metode ini juga dapat meningkatkan mood Anda.

4. Menambah energi

Nikotin membuat otak melepas hormon adrenalin, yang meningkat saat seseorang dalam kondisi tegang, stres, atau menghadapi bahaya. Ini adalah salah satu efek samping instan merokok. 

Pelepasan adrenalin ini menghasilkan kontraksi dan kekuatan otot. Selain itu, detak jantung dan embusan napas meningkat. Karena itu, Anda merasa lebih aktif dan berenergi. Ini adalah hal yang sering disalahartikan sebagai keuntungan merokok.

Untuk mendapatkan energi yang lebih baik, Anda tidak perlu merokok, bisa dengan makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan tidur setidaknya 7 jam setiap malam.

5. Menambah konsentrasi

Merokok menyebabkan pelepasan hormon adrenalin, yang membuat seseorang merasa lebih bersemangat dan lebih fokus. Namun, efek ini hanya sementara dan dapat berkurang, membuat seseorang merasa perlu merokok lebih banyak untuk tetap fokus.

Untuk meningkatkan fokus tanpa merokok, Anda bisa mencoba berbagai hal lain, seperti melakukan meditasi, tidur siang yang cukup atau power nap.

Baca Juga: All New Honda Beat Dirilis, Ini Dia Desain dan Fitur Keamaman Terbarunya!

Itulah beberapa manfaat sementara yang didapatkan ketika seseorang merokok. Namun perlu disadari bahwa kebiasaan merokok tentunya tidak akan memberikan hasil yang baik bagi tubuh di masa depan, terlebih jika pola hidup kita juga tidak sehat. Semoga bermanfaat. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#tidak #sehat #berhenti #merokok