RADAR MALIOBORO – Tahukah Anda bahwa strawberry, lebih dari sekedar buah.
Selain tampilannya yang berwarna merah dan rasanya yang menyegarkan, strawberry mempunyai beragam manfaat.
Satu hal yang perlu Anda ketahui tentang manfaat buah strawberry adalah dapat membantu mencegah demensia.
Seperti diketahui, demensia merupakan penyakit yang menyebabkan menurunnya daya ingat dan kemampuan berpikir.
Baca Juga: Sambut Bonus Demografi, Peneliti Sebut Anak Muda Mesti Berpartisipasi dalam Pilkada
Demensia biasanya lebih sering terjadi pada orang lanjut usia kisaran umur 65 tahun ke atas.
Namun tahukah Anda kalau demensia sebenarnya bisa dicegah bahkan sebelum usia lanjut.
Kondisi tersebut secara alami diimbangi dengan berbagai faktor pendukung, antara lain gaya hidup, aktivitas sehari-hari, dan sosialisasi.
Dilansir dari Antara, Jumat (7/6), studi menunjukkan ada makanan yang menurunkan risiko demensia, salah satunya yakni strawberry.
Baca Juga: Merinding! Rapi Films Rilis Poster Sakaratul Maut: Film Horor Terbaru yang Segera Tayang, Berani?
Sebuah studi yang digelar University of Cincinnati, Amerika Serikat merupakan penelitian lanjutan terhadap buah strawberry terkait pencegahan demensia yang dilakukan tahun 2022.
Dari penelitian tersebut, menemukan bahwa buah strawberry merupakan salah satu buah yang mudah didapat dan dapat dikonsumsi oleh orang paruh baya untuk mengurangi risiko demensia.
Robert Krikorian, Profesor Emeritus Departemen Psikiatri dan Biopsikologi di Fakultas Kedokteran University of Cincinnati, mengatakan, “Data epidemiologis menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi strawberry dan bluberi mengalami penurunan kognisi terkait usia yang lebih lambat seiring penuaan mereka,”
strawberry dan bluberi merupakan buah-buahan yang kaya akan kandungan antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh, terutama meningkatkan metabolisme dan kognisi pada seseorang.
Selain antioksidan, kandungan bermanfaat lainnya adalah mikronutrisi berupa elegitanin dan asam elagik, kedua kandungan tersebut dapat membantu mengatasi penyembuhan gangguan jantung, sindrom neurodegeneratif, dan kanker.
Baca Juga: Usia Hanya Angka! Simak 5 Cara Alami Mengatasi Keriput di Wajah dan Mencegah Penuaan Dini
Krikorian menambahkan, selama penelitian berlangsung, peserta diminta untuk tidak mengonsumsi jenis buah lain selain suplemen yang didapat. Peserta lainnya diberikan bubuk suplemen strawberry yang kadarnya sama seperti satu mangkuk, serta sisanya mendapatkan obat semu.
Kemampuan kognitif peserta kemudian diuji, termasuk memori jangka panjang, dinamika emosional, keparahan gejala depresi, dan data metabolisme pada tubuh.
Baca Juga: Asam Lambung Kumat? Berikut 3 Jenis Obat Asam Lambung yang Aman Secara Medis
Peneliti mendapati hasil daripada pengujian tersebut untuk bahwa interferensi memori di mana seseorang mengalami gangguan ingatan, risiko depresi juga berkurang pada peserta pengujian.
Manfaat buah strawberry melawan demensia muncul ketika kandungan pada buahnya membantu mengurangi inflamasi pada otak seseorang, terlebih yang berusia lanjut.
“Oleh karena itu, efek positif yang terlihat dalam penelitian tersebut mungkin terkait dengan teredamnya inflamasi pada peserta uji yang mengonsumsi serbuk strawberry,” pungkasnya.***
Editor : Iwa Ikhwanudin