Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Catat! Benarkah Daging Sapi Hasil Kurban Tidak Boleh Dicuci dengan Air dan Mengapa Alasannya?

Wulan Destiana Maharani • Selasa, 18 Juni 2024 | 18:55 WIB
3 Cara untuk membuat Daging Sapi Empuk Ala Chef Willgoz. (Jawa Pos)
3 Cara untuk membuat Daging Sapi Empuk Ala Chef Willgoz. (Jawa Pos)

RADAR MALIOBORO- Idul Adha sudah dekat dan Anda pasti menantikan bagian terindah dari hari raya kurban. Benar, makan daging!

Apalagi bagi sebagian orang, mengonsumsi daging merupakan sebuah kemewahan yang tidak bisa dinikmati bahkan setahun sekali.

Oleh karena itu, kesempatan  memasak daging ini merupakan kesempatan langka dan jarang didapatkan. Memasak daging kurban pastinya harus dilakukan dengan baik tapa berbuat kesalahan.

Baca Juga: Viral Momen Fotografer Jepret Pelaku Jambret Saat di Sudirman, Begini Ceritanya

Kamu tentu pernah mendengar perdebatan apakah daging sapi perlu dicuci menggunakan air atau tidak. Hal ini terjadi atas berbagai alasan.

Ada yang menganggap bahwa mencuci daging dengan air bisa membersihkan secara menyeluruh daging, mengingat digunakan sebagai elemen pembersih benda atau makanan apapun.

Sebaliknya, sebagian orang berpendapat bahwa daging merah tidak  perlu dicuci, apalagi menggunakan air. Ada juga yang mengatakan bahwa mencuci dengan air justru dapat meningkatkan kemungkinan kontaminasi silang.

Baca Juga: Setelah Sukses Meraih Peringkat 2 Box Office, Film My Boo Asal Thailand Bakal Tayang Di Bioskop Indonesia 19 Juni Mendatang

Jadi pernyataan manakah yang benar? Mari kita bahas apakah daging kurban boleh dicuci dengan air atau tidak.

Ada banyak cara untuk mencuci daging sapi dan ungags sebelum diolah sebelum dimasak menjadi makanan.

Mulai dari membilas dengan air mengalir di wastafel, rendam dalam baskom berisi air, lalu campurkan air tersebut dengan bahan lain seperti garam, cuka, dan perasan lemon. 

Baca Juga: Mitos Atau Fakta Daging Kambing Dapat Tingkatkan Risiko Hipertensi, Begini Kata Ahli dari RSCM

Dilansir dari Healthline, daging merupakan bagian dari kelompok makanan yang mengandung kuman atau bakteri  berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Oleh karena itu, daging tergolong makanan berisiko tinggi.

Ini mungkin penyebab dibalik perilaku mencuci daging dengan air. Mencuci daging dengan air adalah hal lumrah di beberapa budaya di seluruh dunia.

Namun dilansir dari USDA Food Safety and Inspection Service, bahwa mencuci dan membilas daging atau unggas meningkatkan risiko kontaminasi silang di dapur.

Baca Juga: Usai Santap Daging Kurban Kolestrol Naik? Ini Dia 5 Makanan dan Minuman yang Ampuh Untuk Menurunkanya

Kontaminasi silang yang dimaksud adalah adanya bakteri bawaan daging yang biasanya terciprat pada permukaan lain ketika proses mencuci dilakukan.

Dilansir dari Healthline, permukaan lain yang dimaksud termasuk wastafel, meja dapur, dan permukaan lainnya. Selain itu, cipratan air yang mengandung bakteri tadi bisa mendarat pada makanan yang akan dimakan mentah seperti buah atau sayuran.

Baca Juga: Takut Kolesterol Naik Setelah Konsumsi Daging Kurban? Inilah Minuman Tradisional yang Mampu Menurunkannya

Dilansir dari USDA, beberapa bakteri yang ada di daging sangat lekat menempel pada daging. Oleh karena itu, berapa kali pun Anda mencuci daging, dengan air bakteri tersebut tidak akan mudah menghilang.

Lalu bagaimana cara menghilangkan bakteri pada daging agar aman dikonsumsi manusia? Jawabannya terletak pada proses memasaknya.

Memasak daging  dengan suhu yang tepat dapat membunuh kuman dan bakteri  pada daging. Proses memasaknya meliputi menggoreng, memanggang, merebus, membakar, dan proses memasak lainnya.

Baca Juga: Takut Kolesterol Naik Setelah Konsumsi Daging Kurban? Inilah Minuman Tradisional yang Mampu Menurunkannya

Perlu digaris bawahi, memasak daging hingga kuman dan bakteri tersebut mati ada pada suhu tinggi tertentu. Dilansir dari USDA, suhu minimum untuk keamanan dari bakteri dan kuman adalah sebesar 145 F.

Oleh karena itu, mencuci daging dengan air tidak disarankan, bahkan tidak diperlukan. Apalagi mencuci daging menggunakan sabun atau deterjen secara langsung.

Lebih jauh, mencuci daging dengan sabun dapat mengkontaminasi daging dengan bahan kimia berbahaya sehingga membuatnya tidak aman untuk dimakan manusia.***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#darah #Tekanan #sapi #tinggi #daging