Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Lebih Baik Mana? Nasi Dingin Atau Nasi Panas: Ternyata Ini yang Lebih Sehat

Winda Atika Ira Puspita • Sabtu, 13 Juli 2024 | 14:35 WIB
Ilustrasi nasi.
Ilustrasi nasi.

RADAR MALIOBORO - Sebagian besar masyarakat Indonesia, nasi merupakan makanan pokok yang sering dikonsumsi sehari-hari.

Namun, tahukah kamu bahwa terdapat perbedaan signifikan antara mengonsumsi nasi panas dan nasi dingin?

Mari kita bahas lebih lanjut.

Nasi Panas

Nasi yang disajikan dalam keadaan masih hangat atau panas mengandung kadar gula yang relatif tinggi.

Ketika nasi panas dikonsumsi, gula tersebut akan cepat diserap oleh tubuh, sehingga menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang signifikan.

Hal tersebut dapat mengakibatkan rasa kenyang tidak bertahan lama dan akhirnya kamu akan merasa lapar lagi dalam waktu singkat.

Nasi Dingin

Di sisi lain, nasi yang telah didinginkan memiliki kadar gula yang lebih rendah.

Proses pendinginan menyebabkan struktur pati dalam nasi menjadi berubah, sehingga gula di dalamnya lebih lambat diserap oleh tubuh.

Maka dari itu, nasi dingin mampu memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan mencegah Anda merasa lapar dengan cepat.

Baca Juga: Mengenal Taman Nasional Gunung Mulu: Wisata Alam Paling Bergengsi di Asia Tenggara

Mengonsumsi nasi dingin jauh lebih sehat daripada nasi panas.

Nasi dingin dapat membantu menjaga stabilitas kadar gula darah, mencegah lonjakan gula yang tiba-tiba, dan membuat rasa kenyang menjadi lebih bertahan lama.

Jika kamu ingin menjaga kesehatan dan menghindari masalah yang terkait dengan pola makan, pilihan yang lebih baik adalah mengonsumsi nasi dingin daripada nasi panas. (Akmal Haidar Alfath)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#MENGONSUMSI #gula darah #konsumsi #nasi panas #nasi dingin #nasi #tubuh